Aneh! Hibah Ternak Rp 18,1 M Tidak Melalui Disnak NTT

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Proyek hibah berupa sapi, babi dan kambing oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT untuk pencegahan stunting tidak melalui Dinas Peternakan (Disnak) NTT sebagai dinas teknis. Disnak NTT bahkan tidak tahu-menahu tentang proyek dan penyaluran ternak hibah tersebut. Disnak NTT hanya melaksanakan proyek hibah Ayam KUB untuk 33 kelompok di daratan Timor.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Peternakan NTT, Yohana Lisapally yang dikonfirmasi Tim Media ini di DPRD NTT pada Rabu (11/8/21), terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tentang Proyek Hibah Ternak untuk pencegahan stunting senilai Rp 28,1 Milyar yang tidak berhasil alias gagal.

Swipe up untuk membaca artikel

“Saya kaget, koq katanya ada dana sekian ( Rp 18,1 M). Saya tidak tahu, itu mungkin akumulasi dari lain-lain. Ada bantuan untuk penanggulangan kemiskinan. Untuk stunting, di kami ya hanya itu (8 kelompok peternak ayam KUB, red),” jelasnya.

Menurut Yohana Lisappaly, ia tidak tahu menahu tentang hibah ternak stunting berupa; sapi, babi dan kambing. “Hibah ternak yang mana? Hibah ternak untuk stunting itu ada yang dari Dinas Peternakan dan ada yang bukan dari Dinas Peternakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinas PUPR NTT Sosialisasi Proyek Peningkatan Jalan Kondo-SP. Noa-Hita

Lisapally mengatakan, hibah ternak stunting dari Disnak NTT hanya untuk 8 (delapan) kelompok di 4 Kabupaten (Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara), masing-masing Kabupaten dua kelompok. Satu kelompok ada 160 ekor.

  • Bagikan