Kuasa Hukum Kowappem Minta Gubernur Laiskodat Tidak Baper Ketika Dikritik

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Ketua Lembaga Hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi Untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (PADMA INDONESIA) Cabang NTT, Gabriel Suku Kotan, SH, M.Si selaku Kuasa Hukum Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan (KOWAPPEM) meminta Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat untuk tidak terbawa perasaan (Baper, red) ketika dikritik.

Demikian disampaikan Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi NTT dan sebagai pengacara Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan (KOWAPPEM), ketika dijumpai tim media ini, kamis (12/08 /2021).

Swipe up untuk membaca artikel

Gabriel Suku Kotan menyatakan bahwa sebagai seorang pemimpin jangan terbawa perasaan (Baper, red) dengan sikap kritis karena pemimpin hadir untuk menerima semua kritikan dari berbagai segi.

“Mengapa saya katakan pemimpin jangan baper tentang suatu hal yang menjadi penilaian karena hadirnya pemimpin untuk menjawab semua kebutuhan masyarakat, ” ungkap Gabriel.

Gabriel Suku Kotan menyarankan kepada Polda NTT untuk konsisten dalam melakukan penegakan hukum menurut UU PERS No. 40 Tahun 1999. “Sebab PERS menjalankan tugasnya tidak dengan biaya dari uang Negara dan memberikan kritik untuk pembangunan daerah tetapi mengapa langsung di pinalti dengan eksekusi pidana?” tanya Gabriel.

Baca Juga :  Gubernur NTT Lounching Radio Swara NTT

Gabriel menyarankan Polda NTT harus konsisten dari sisi penegakan hukum harus melakukan proses penegakan hukum menurut UU PERS. “Karena hak jawab apakah sudah dilakukan ataukah tidak? Apakah yang bersangkutan sudah bersurat kepada Dewan Pers supaya harus disidangkan secara UU PERS. Hal itu sudah dilakukan atau tidak? Jangan polisi melakukan penyegatan tetapi menyesampingkan UU lain,” tegas Gabriel.

  • Bagikan