Managemen Bank Bukopin Harus Ikut Bertanggungjawab Atas Raibnya Uang Nasabah Senilai Rp 3 M

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Managemen Bank Bukopin Cabang Kupang Tbk harus ikut bertanggungjawab atas kasus raibnya uang nasabah Bank Bukopin, Rebeka Adu Tadak (RAT) senilai Rp 3 Milyar (dibobol dengan cara dipindahkan/ditranfers, red) ke PT. Mahkota Properti Indo Permata/MPIP. Alasannya, uang sebesar itu tidak mungkin ditransfer ke Perusahaan Milik OSO Securitas group tersebut tanpa perintah dan arahan dari pihak Managemen Bank Bukopin selaku penanggungjawab Managemen Bank Bukopin.

Demikian disampaikan anak kandung nasabah Bank Bukopin, RAT (korban pembobolan rekening, red), Trinoci Isliko Adu alias Oci dalam jumpa pers di Hotel In Out Kupang pada Selasa (11/08/2021).

Swipe up untuk membaca artikel

“Kami kuat menduga bahwa managemen Bank (Bank Bukopin, red) turut terlibat. Karena uang yang mengalir dari Bank Bukopin ke PT. Mahkota bukan hanya Rebeka. Silahkan konfirmasi ke Bank Bukopin siapa-siapa saja,” tandas Oci.

Menurut Oci, Ia dan RAT kuat menduga managemen Bank Bukopin turut terlibat, karena uang yang mengalir dari Bank Bukopin ke PT.Mahkota Properti Indo Permata (PT.MPIP) bukan nasabah Rebeka Adu Tadak saja.

Baca Juga :  Kasatker Jalan Nasional IV NTT Dimosi Tidak Percaya Puluhan Pegawainya

“Saya juga mendapat informasi berita dari orang Bank Bukopin sendiri, bahwa ada uang Rp 7,2 Milyar dari Bank Bukopin cabang Kupang juga mengalir ke PT. MPIP. Pertanyaan saya; ‘apakah Jaquiline yang pegawai kecil itu seorang diri bisa mentransfer, akan mengeluarkan uang itu ke PT. Mahkota?” tantangnya.

  • Bagikan