Dinas P&K NTT Telah Mendata Kerusakan Sekolah Akibat Badai Siklon Seroja

  • Bagikan
Koran Timor

 

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mendata dan memverifikasi sekolah- sekolah yang mengalami kerusakan akibat Badai Seroja tanggal 4-5 April 2021 yang lalu. Selanjutnya data tersebut akan diteruskan ke Direktorat SMA/SMK dan dikoordinasikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian PUPR.

Swipe up untuk membaca artikel

Demikian disampaikan Kepala Dinas P&K NTT, Linus Lusi saat diwawancarai tim media ini di Kantor Dinas P&K NTT, Selasa, (27/ 04/ 2021).

“Peran Dinas P&K terkait dengan kerusakan bangunan sekolah yaitu menghimpun data- data dari sekolah-sekolah by address, ada di kabupaten mana dan pada tingkatan mana dan kita lanjutkan ke Direktorat SMA dan SMK. Kita juga berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kementrian PUPR. Mereka (Kemendikbud dan Kementerian PUPR, red) akan turun untuk survei dan memastikan apakah kerusakan yang dialami sekolah tergolong berat, sedang atau ringan, dan intervensinya akan seperti apa,” tandasnya.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Rektor UPG 45 NTT, David Selan Siap Jalankan Tugas

Menurut Kadis Linus Lusi, data yang berhasil dihimpun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT menunjukkan, daerah dengan jumlah sekolah terbanyak yang mengalami kerusakan adalah kabupaten Rote Ndao yakni 74 sekolah, disusul Kota Kupang sebanyak 71 sekolah, Kabupaten Sumba Timur sebanyak 71 sekolah, Kabupaten Kupang 59 sekolah, Kabupaten Alor 42 sekolah, Kabupaten Manggarai Timur 14 sekolah, Kabupaten Lembata 11 sekolah, dan Kabupaten Flores Timur 6 Sekolah.

  • Bagikan