Wakil Wali Kota Buka Musrembang RKPD Kota Kupang Tahun 2022

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Selasa (27/04) pagi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Kupang tahun 2022.

Kegiatan Musrenbang RKPD yang berlangsung di Hotel Neo by Aston Jl. Piet A. Tallo Kupang, dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, S.Sos, Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE., M.Si, Asisten III Sekda Kota Kupang, Pejabat Bappelitbangda Provinsi NTT, bersama para pimpinan perangat daerah dan Camat se-Kota Kupang.

Swipe up untuk membaca artikel

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan Musrenbang merupakan forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan daerah. Wawali meminta agar di dalam Musrenbang RKPD ini, usulan program-program kegiatan prioritas dari Kelurahan dan Kecamatan agar dilancarkan.

Wawali mengatakan jika memungkinkan setidaknya 30 persen perencanaan anggaran untuk menampung usulan atau mengakomodir masukan-masukan dalam Musrenbang ini, terutama kegiatan yang prioritas seperti pendidikan, kesehatan dan kebencanaan.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Pastikan Generator Oksigen di RSUD SK Lerik Difungsikan Dalam Waktu Dekat

Terdapat tiga hal yang menjadi prioritas saat ini di Kota Kupang menurut Wawali yaitu pengentasan stunting, pandemi covid-19 dan siap siaga bencana.

Dijelaskan Wawali, masalah stunting ini sangat krusial mengingat saat ini Kota Kupang terdapat kasus sebanyak 32 persen, sangat tinggi dibandingkan dengan target nasional yang hanya 19 persen. Hal ini menurut Wawali, akan menghambat cita-cita adanya bonus demografi tahun 2045 dimana diharapkan menghasilkan orang-orang usia produktif. Hal kedua yang menjadi prioritas saat ini menurut Wawali terkait pengendalian pandemi covid-19. Dikatakannya, penegakan prosedur kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas) harus tetap dilaksanakan.

  • Bagikan