Kondisi Jalan Buruk, Mobil Terbalik dan Makan Korban Puluhan Orang

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – LEWOLEBA -San Pedro, mobil angkutan pedesaan rute Lewoleba, Kota Kabupaten Lembata menuju Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Sabtu (24/4) sekitar jam 19.00 WITA terbalik karena mengalami patah as payung di Dusun Kluang, Desa Belabaja (Boto), Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata.

Swipe up untuk membaca artikel
Mobil ‘San Pedro’ dalam posisi terbalik, Sabtu (24/04/2021)

Mobil ‘Dan Pedro’ dalam posisi terbalik, Sabtu (24/04/2021)“Saat mobil mendaki di jalan menuju gedung bekas SD Inpres Labalimut di Bunga Bleang, as payung patah lalu mobil terbalik, Sabtu (24/4) malam. Kejadiannya tak jauh dari gedung Pustu dan kantor Desa Belabaja. Korban dan para penumpang seluruhnya dibawa ke kantor desa lalu kami tangani,” ujar Astrid Labaona, bidan desa Labalimut dalam keterangan usai menangani korban di kantor Desa Belabaja, Sabtu (24/4).

“Nene Udis, salah seorang korban mengalami luka serius. Kalau bergerak darah keluar terus. Mungkin saat mobil jatuh, terjadi benturan keras sehingga kita putuskan dirujuk ke Lewoleba. Korban selama ini tinggal di Loang, kota Kecamatan Nagawutun. Ada 17 orang luka lecet. Tiga orang lainnya menderita luka sehingga kita jahit saja.”ujar Astrid usai menangani korban kecelakaan.

Baca Juga :  Pengerjaan Penyelesaian 10 Jembatan di Jalur Sabuk Merah Sudah Mencapai 80 Persen

Mantan Kepala Desa Belabaja Ferdinandus Perawin Mudaj, mengakui sebagian ruas jalan dari Desa Belabaja dan Labalimut (Boto) menuju ke desa-desa seperti Puor, Imulolong, Posiwatu, Lamalera di Wulandoni kondsinya sangat memprihatinkan. Tak hanya itu, sebagian ruas jalan dari Lewoleba menuju Boto, nyaris tak pernah diperhatikan Pemerintah Kabupaten Lembata melalui dinas terkait.

  • Bagikan