Penyelidikan Terhadap PT. BCTC: Momentum Tepat Polda NTT Pidanakan Para Perusak Lingkungan

  • Bagikan
Koran Timor

Oleh: Meridian Dewanta Dado, SH – Advokat PERADI / Koordinator TPDI-NTT

KORANTIMOR.COM – Langkah pemanggilan pemeriksaan (=panggilan klarifikasi) terhadap Direktur PT. Bina Citra Teknik Cahaya (BCTC)¸ Kosmas Heng oleh Polda NTT terkait dugaan tindak pidana pertambangan Galian C (batu dan pasir) tanpa izin (ilegal) di Kali Buntal – Kampung Kembo¸ Desa Golo Lijun – Kecamatan Elar¸ Kabupaten Matim, merupakan momentum tepat bagi Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menertibkan (mempidanakan¸red) perusahaan-perusahaan pelaku pengrusakan lingkungan di wilayah Provinsi NTT.

Swipe up untuk membaca artikel

Oleh karena itu¸ penyelidikan tersebut¸ harus benar-benar menjadi penyelidikan yang sungguh-sungguh tegas, profesional dan kredibel demi ketegasan dan konsistensi sikap Polda NTT di mata publik terhadap fakta kerusakan lingkungan akibat aktifitas ekskavasi (=penggalian) sejumlah perusahaan tertentu di NTT demi kebutuhan proyek dan keuntungannya sendiri. Untuk itu¸ penyelidikan tersebut oleh Polda NTT harus tetap benar-benar sampai pada tahapan penyidikan guna menentukan siapa tersangka dalam dugaan tindak pidana tersebut.

Baca Juga :  Polda NTT Lidik Kasus Dugaan Galian C Ilegal PT. BCTC di Kali Buntal Matim

Sebagaimana pemberitaan sejumlah media online di NTT (05/02)¸ Surat Panggilan Ditreskrimsus Polda NTT (Nomor : B/91/II/RES.5.3./2021/DITRESKRIMSUS tertanggal 3 Februari 2021) menjelaskan bahwa penyidik Tipidter Ditreskrimsus Polda NTT saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pertambangan tanpa izin (ilegal) berupa Galian C (batu dan pasir) oleh PT. BCTC di Kali Buntal – Kampung Kembo¸ Desa Golo Lijun – Kecamatan Elar¸ Kabupaten Matim. Direktur PT. BCTC¸ Kosmas Heng pun diminta untuk datang/hadir di Polda NTT pada hari Senin (08/02) dengan membawa serta berbagai dokumen yang diperlukan pihak penyidik Polda NTT, khususnya semua dokumen perizinan terkait pertambangan Galian C (batu dan pasir) yang dilakukan PT. BCTC tersebut.

  • Bagikan