PT. Agogo Golden Group Masih Diblacklist BPJN NTT, Belum Bisa Ikut Lelang Proyek

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – PT. Agogo Golden Group (AGG) masih dalam daftar hitam (masih di-blacklist, red) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) X Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan saat ini masih menjalani masa sanksi dari BPJN NTT. Daftar hitam tersebut dikeluarkan BPJN NTT tertanggal 10 Desember 2020 dengan masa berlaku sanksi mulai dari tanggal 31 Agustus 2020 hingga 31 Agustus 2021. Dengan demikian, PT. AGG tidak berhak mengikuti dan memenangkan lelang proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Demikian informasi yang behasil dihimpun tim media ini dari sumber yang sangat layak dipercaya di BPJN NTT pada Minggu (31/01/2021).

Swipe up untuk membaca artikel

“Untuk sementara Agogo Golden Group belum bisa ikut lelang. Dia diblack list (daftar hitam, red). Dia masih menjalani masa sanksi hingga Agustus dua ribu dua satu,” tegas sumber yang meminta namanya tidak disebutkan itu.

Menurut sumber tersebut, PT. Agogo diblack list BPJN NTT karena gagal menyelesaikan sejumlah proyek peningkatan Jalan Nasional Trans Flores dengan total nilai sekitar Rp 33 Milyar (ruas Ende-Detusoko Rp 15 Milyar dan ruas Gako Aegela Rp 18 Milyar ditahun 2020. “Dia punya soal terkait kerjanya kemarin di dua proyek pengerjaan Jalan Nasional di Flores,” jelasya.

Baca Juga :  Terancam Di-PHK, PT. Agogo ‘Merengek’ Minta Kompensasi Waktu

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Agogo Golden Group menggunakan ‘bendera’ PT Telaga Pasir Kuta dalam tender Jalan Nasional Trans Flores Ruas Nangaroro-Maunori-Raja senilai Rp 32,8 Milyar.PT.

  • Bagikan