Kasatker IV BPJN NTT: Tidak Ada Alasan Untuk Tender Ulang Proyek Jalan Nangaroro-Maunori-Raja

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – ENDE –

Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah IV Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk melakukan tender ulang pengerjaan proyek Jalan Nasional trans Flores, ruas Nangaroro-Maunori-Raja. Karena Kelompok Kerja (Pokja) Balai Pelayanan Pelelangan Jasa Konstruksi (BP2JK) NTT sudah mengakui sanggahan 2 (dua) Perusahaan Kontraktor (PT. Surya Agung Kencana dan PT. Novita Karya Taga) atas hasil evaluasi tender dan sanggahan mereka dinyatakan benar oleh Pokja BP2JK NTT.

Kasatker IV BPJN NTT, Nino Sutrisno., ST., MT

Demikian tanggapan Kasatker IV BPJN NTT, Nino Sutrisno,. ST,. MT yang disampaikan melalui pesan WhatsApp/WA kepada tim media ini pada Selasa (29/12/2020), terkait adanya upaya lelang ulang/tender ulang pengerjaan proyek Jalan Nasional trans Flores, ruas Nangaroro-Maunori-Raja oleh Pokja BP2JK NTT.

Swipe up untuk membaca artikel

“Pada prinsipnya kami (Satker, red) tdk (tidak) menghendaki adanya lelang ulang, karena Pokja toh sudah mengakui dua sanggahan dari PT. Surya Agung Kencana dan PT. Novita (PT. Novita Karya Taga, red) adalah benar.. jadi Pokja tinggal umumkan saja pemenang yg (yang) logis dan tdk (tidak) menyalahi dokumen penawaran…dan mengingat efisiensi waktu utk (untuk) pelaksanaan pekerjaan,” tegasnya.

Baca Juga :  Bank NTT 'Kangkangi' Rekomendasi BPK RI Terkait 'Pemutihan' Kerugian Kasus Gagal Bayar MTN PT. SNP Rp 50 M

Nino Sutrisno sendiri bahkan heran (tidak setuju, red) ketika mendengar upaya lelang ulang pengerjaan proyek tersebut yang hasil evaluasinya telah disanggah dan sanggahan dinyatakan benar oleh Pokja BP2JK NTT. “Saya juga heran knp (kenapa/mengapa, red) harus lelang ulang?” tulisnya lagi.

  • Bagikan