Waduh, HP Bupati Mabar Disita Kejati NTT Terkait Penjualan Tanah Negara Labuan Bajo Rp 3 T

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT mengakui telah menyita Handphone/HP Bupati Manggarai Barat (Mabar), dalam kasus dugaan korupsi penjualan/pengalihan aset negara (milik Pemkab Mabar senilai Rp 3 Trilyun

Demikian informasi yang dihimpun dari investigasi Tim Media ini terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi pengalihan/penjualan tanah milik negara tersebut.

Swipe up untuk membaca artikel

“Dalam pemeriksaan Bupati Mabar, ACD, handhone-nya langsung disita saat itu,” ungkapnya sumber yang sangat layak dipercaya.

Penyitaan HP milik Bupati Mabar ACD tersebut, lanjutnya, mengungkap tabir dibalik kasus tersebut. “Ada informasi yang sangat penting yang diperoleh Tim Penyidik dari HP Bupati Mabar, ACD,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Umum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim yang dikonfirmasi Tim Media ini melalui pesan WhatsApp/WA pada Selasa, (22/12/20) sore membenarkan adanya penyitaan HP Bupati Mabar, ACD.”Iya benar,” tulisnya menjawab pertanyaan Tim Media ini terkait informasi tentang penyitaan HP Bupati ACD.

Baca Juga :  Angkasa Pura I Hentikan Sementara Layanan untuk Penerbangan Penumpang

Sebelumnya, Abdul Hakim menyampaikan rilis perkembangan penyelidikan kasus dugaan korupsi pengalihan aset negara tersebut via pesan WA.

“Sehubungan dengan hasil ekspose perkara tanah di Labuan Bajo Tim Penyidik masih memerlukan beberapa keterangan saksi dan bukti yang perlu didalami karena sampai saat ini Penyidik telah memeriksa ± 100 orang saksi,” tulis Abdul Hakim.

Abdul Hakim menjelaskan, karena Penyidik Kejati NTT masih memerlukan beberapa keterangan saksi dan bukti yang perlu di dalami maka Penyidik masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan penyelidikan perkara tersebut.

  • Bagikan