Ada Penyelewengan Keuangan pada 15 Desa di Sabu Raijua Senilai Rp 281 Juta

  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Inspektorat Daerah Kabupaten Sabu Raijua menemukan adanya unsur kerugian negara sebesar Rp 281.559.820 di 15 desa yakni Desa Eilode, Keliha, Jiwuwu, Eimau, Bebae, Tada, Depe, Delo, Djadu, Lederaga, Ledeae, Kotahawu, Nadawawi, Raenyale, dan Waduwalla dalam pemeriksaan/audit yang dilaksanakan pada tahun 2019.

Temuan tersebut terungkap dalam surat Inspektorat Daerah Kabupaten Sabu Raijua Nomor:700/84/INSPEK.SR/VI/2020, tertanggal 06 Juni 2020, perihal: Tanggapan atas permintaan Pansus DPRD terhadap hasil pemeriksaan Inspektorat Tahun 2019 yang ditujukan kepada Ketua Pansus LKPJ DPRD Kabupaten Sabu Raijua.

Swipe up untuk membaca artikel

“Bahwa pemeriksaan terhadap Keuangan Desa selama tahun 2019 di desa-desa ditemukan ada unsur kerugian negara dan direkomendasikan untuk disetor ke Kas Desa,” tulis Inspektorat.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Inspektur Daerah, Ferdy J. Malelak, SH tersebut Inspektorat Daerah Sabu Raijua merincikan nilai temuan unsur kerugian negara sebesar Rp 281.559.820 pada 15 desa tersebut, yakni :

1. Eilode : Rp 12.000.000
2. Keliha : Rp 2.000.000
3. Jiwuwu : Rp 1.800.000
4. Eimau : Rp 19.690.000
5. Babae : Rp 1.470.000
6. Tada : Rp 6.500.000
7. Depe : Rp 2.564.000
8. Delo : Rp 23.375.000
9. Djadu : Rp 359.886
10. Lederaga : Rp 660.000
11. Ledeae : Rp 1.785.000
12. Kotahawu : Rp 76.202.992
13. Nadawawi : Rp 5.000.000
14. Raenyale : Rp 50.962.102
15. Waduwalla : Rp 79.753.276
Jumlah Rp 281.559.820

Dalam suratnya, Inspektur Ferdy J. Malelak, SH mengatakan, pihaknya telah merekomendasikan kepada pihak-pihak terkait untuk menyetorkan kembali kerugian negara tersebut ke Kas Desa masing-masing. “Atas temuan tersebut di atas, setiap desa yang ada temuan akan menindaklanjutinya sesuai rekomendasi dari Inspektorat,” tulis Inspektorat.

  • Bagikan