BBKSDA NTT Bersama Masyarakat Desa Baumata Tangani Pohon Tumbang Berusia Ratusan

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Petugas Resort Baumata dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama masyarakat Desa Baumata sigap menangani pohon beringin tua berusia ratusan tahun yang tumbang di sekitar Taman Wisata Alam (TWA) Baumata, Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang.

Demikian penyampaian Kepala BBKSDA NTT, Ir. Timbul Batubara.,M.Si melalui siaran pers (SIARAN PERS Nomor : S.1551/K.5/TU/HMS.2/12/2020) yang diterima media ini pada Kamis (3/12/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

“Hujan disertai petir dan angin kencang terjadi pada hari Rabu (2/12/2020) mengakibatkan salah satu pohon Beringin berumur ratusan tahun di sekitar Taman Wisata Alam Baumata tumbang. Kejadian tumbangnya beringin tua tersebut sekitar pukul 14.30 WITA di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Walau tumbangnya pohon tua tersebut tidak memakan korban, namun menyebabkan kemacetan lalulintas dan gangguan listrik di area sekitar lokasi kejadian sehingga dilakukan pemadaman ± 9 jam (15.00 – 00.00WITA) oleh PLN,” ujar Timbul Batubara.

Baca Juga :  Perayaan HKAN 2021 di Kupang Berdampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Sementara itu, menurut Camat Taebenu, Elliaser M. Manesi yang hadir bersama Anggota Banpol sejak malam (3 /12) & pagi (4/12-2020), Petugas Resort Baumata Balai Besar KSDA NTT sigap bersama masyarakat Desa Baumata, Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang menangani tumbangnya pohon tua (beringin) tersebut. Petugas Resort langsung mengkoordinir proses pembersihan dan mengatur kelancaran lalulintas di lokasi kejadian.

“Penanganan pohon tumbang itu merupakan kerjasama berbagai pihak antara lain Tim Resort Baumata, anggota MMP, Babinsa AD, Babinsa AU, Kapolsek, Kapospol, Babinkamtibmas, serta petugas proyek pembangunan Bendungan Menikin Tefmo Baumata bersama masyarakat  desa Baumata sehingga pohon berukuran diameter 2,2 meter dan Panjang 17 meter tersebut berhasil dibersikan,” jelasnya.

Selama proses pembersihan (evakuasi) pohon, lanjutnya, arus lalulintas kendaraan dialihkan dari Baumata Barat ke arah Utara menuju Tulun dan Fenun kemudian menuju kantor Camat Taebenu (Manuat). Pembersihan (evakuasi) menggunakan dua alat chainsaw milik proyek pembangunan Bendungan Menikin Tefmo Baumata. Pembersihan selesai pada pukul 00.00 WITA. Arus lalu lintas pun kembali normal.

  • Bagikan