Pakan Babi Yang Hilang Dicuri Oknum Pegawai Instalasi Tarus 2,65 Ton

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Pakan babi yang hilang di Instalasi Pembibitan Tarus sebanyak 2,65 ton (2.650 kg). Sebanyak 53 karung pakan babi senilai Rp 23.500.000 itu ternyata diambil alias dicuri oleh orang dalam alias pegawai pada instalasi pembibitan milik Pemprov NTT.

Demikian klarifikasi Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan dan Pakan Ternak, Dinas Peternakan (Disnak) NTT, Bambang Permana kepada tim wartawan saat klarifikasi di Telaga Opa Resto, Kota Kupang, Senin (30/11/20).

Swipe up untuk membaca artikel

Bambang membantah kalau pakan babi yang hilang di Instalasi Tarus sebanyak 7 ton. “Saat opname pertama pada tanggal 2 Maret 2020, pakan di gudang instalasi Tarus sebanyak 7.150 kg atau sebanyak 123 karung. Saat stok opname kedua, pada tanggal 7 Oktober 200 pakan digudang sebanyak 4500 kg. Berarti ada kekurangan 2.650 kg atau sebanyak 53 karung,” ujar Bambang Permana.

Mengetahui adanya kekurangan 53 karung pakan babi tersebut, Bambang kemudian melakukan klarifikasi dengan para pegawainya di Instalasi Tarus.

“Setelah saya konfirmasi ke teman-teman, ternyata ada yang ‘pakai’ (diambil/dicuri, red). Dan mereka telah membuat pernyataan kepada Inspektorat Daerah bahwa mereka akan mengganti sekitar 53 karung. Nilai uangnya sekitar Rp 23.500.000. Jadi tidak ada yang hilang,” katanya.

Walaupun Bambang mengatakan bahwa para pegawainya telah membuat pernyataan tanggungjawab mutlak untuk mengganti 53 karung pakan babi yang hilang tersebut, namun ia tetap membantah kalau pihaknya telah diperiksa Inspektorat Daerah Provinsi NTT. “Kerugian negara tidak seperti itu karena kami belum diperiksa inspektorat. Saya juga ingin tahu sumber informasinya dari siapa?” ujarnya.

Baca Juga :  Kejati NTT Diminta Lidik Kasus Raibnya Alkes Rp 1,7 M, Pencurinya Diduga "Pencuri Berdasi"
  • Bagikan