Upaya Meningkatkan Hasil Pertanian Dengan Sentuhan Teknologi Pompa Hydram

  • Bagikan
Koran Timor
Wenseslaus Bunganaen, ST., MT Dosen Teknik FST Undana Kupang

Oleh: Wenseslaus Bunganaen, ST., ST., MT
Dosen Teknik Mesin FST Undana Kupang

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Pertanian lahan kering merupakan kegiatan budidaya tanaman yang dilakukan dalam kondisi kekeringan sedang sampai berat selama sebagian besar musim tanam. Dengan demikian diperlukan teknik budidaya khusus jenis tanaman dan sistem usaha tani tertentu untuk memungkinkan produksi yang berkelanjutan (Benu dan Mudita 2013). Termasuk dengan menerapkan teknologi tepat guna Pompa Hydram untuk meningkatkan produktifitas kerja dan nilai ekonomi produk petani. Khususnya pada topografi pertanian lahan kering yang umumnya lahan pertaniannya terletak di ketinggian dengan sumber air berada di bawah.

Swipe up untuk membaca artikel
Wenseslaus Bunganaen, ST., MT
Dosen Teknik FST Undana Kupang

Melalui Program Kemitraan Masyarakat dari LP2M Universitas Nusa Cendana membangun kemitraan dengan sebuah kelompok tani yang diketua oleh Mario Yosep Laga Wutun membantu kelompok tani tersebut menerapkan teknologi pompa hydram guna mengalirkan air dari tempat yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi dan mengairi lahan pertanian milik kelompok tersebut tanpa menggunakan Listrik.

Baca Juga :  Terakreditasi B, UPG 45 Akan Mewisuda 331 Lulusannya Pada 21 Desember

Supaya pompa hydram bekerja baik dan bertahan, maka dibutuhkan perawatan berkala. Untuk menjaga agar pompa hydram ini tetap bekerja dengan baik maka, perlu dilakukan perawatan berkala baik itu 3 (tiga) bulan ataupun 6 (enam) bulan sekali. Supaya perawatan dan perbaikan pada pompa ini dapat dilakukan oleh kelompok tani tersebut, maka tim mengadakan Pelatihan Perbaikan dan Perawatan Pompa Hydram selama 1 minggu dan pendampingan selama 6 bulan (Ketua tim Wenseslaus Bunganaen, ST.,MT, tahun 2020).

  • Bagikan