Ketua FSBDT: Memahami Raja Sobe Sonbai Tidak Cukup Berdasarkan Mimpi

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Memahami sejarah raja Sobe Sonbai tidak cukup hanya berdasarkan mitologi khususnya mimpi tetapi harus didukung oleh kajian ilmiah.

Demikian ungkapan Ketua Forum Sejarah dan Budaya Timor (FSBDT), Alfred Baun dalam sambutannya pada kegiatan Seminar Misteri Penemuan Makam Sobe Sonbai III yang digelar di UPTD Taman Budaya povinsi NTT, selasa (10/11/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

“Kalau kita sebut raja Sobe Sonbai kita jangan hanya bicara berdasarkan mitologi khususnya mimpi tapi harus dilihat dan dipahami berdasarkan kajian ilmiah” tegas Alfred.

Lebih lanjut, ketua FSBDT itu mengapresiasi panitia dan para narasumber yang bersedia hadir dalam acara tersebut untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang sejarah dan budaya Timor, lebih khusus pemahaman tentang sosok raja Sobe Sonbai III.

“Jadi terima kasih kepada panitia dan semua narasumber yang sudah bersedia hadir dan membantu kami dalam memahami sejarah dan budaya Timor, khususnya pemahaman tentang raja Sobe Sonbai III secara ilmiah” ungkap Alfred.

Baca Juga :  500 Tenaga Kerja Lokal Diberdayakan dalam Kegiatan Padat Karya Satker PJN 2

Alfred Baun saat ditemui wartawan media ini mengungkapkan bahwa kegiatan seminar tersebut diinisiasi oleh FSBDT sebagai tanggapan untuk mengeliminir peristiwa pertemuan tanggal 22 Agustus 2020 lalu dimana ada sekelompok orang yang mengungkapkan bahwa telah ditemukan makam Sobe Sonbai III, dan menjadi polemik di masyarakat karena dasar penemuan itu adalah mimpi dan secara ilmiah tidak bisa dibuktikan.

Ketua FSBDT itu juga mengungkapkan bahwa FSBDT khawatir dengan wacana penemuan makam ini karena bisa menimbulkan pembelokkan sejarah.”Jadi kita khawatir dengan wacana penemuan makam Sobe Sonbai III berdasarkan mimpi ini karena bisa menimbulkan pembelokkan sejarah” tandasnya.

Alfred menyatakan bahwa FSBDT membantah wacana penemuan makam Sobe Sonbai III sebagai sesuatu yang tidak benar dan perlu dibuktikan secara ilmiah. Dia juga berharap kegiatan ini bisa menghasilkan rekomendasi yang menunjukkan letak makam Sobe Sonbai III yang sebenarnya.

  • Bagikan