BPJN NTT Usulkan Kegiatan Padat Karya Tunai Dilanjutkan

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT telah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Bina Marga untuk melanjutkan kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) di Provinsi NTT karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak dan dapat menopang daya beli masyarakat.

Demikian dikatakan Kepala BPJN NTT, Mukthar Napitupulu kepada media ini saat dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (23/10/20) pagi tadi terkait permintaan Bupati Ende, Djafar Ahmad dan Bupati Sikka, Roby Idong agar Direktorat Bina Marga Kementerian PUPR melanjutkan kegiatan PKT di NTT, khususnya di Kabupaten Ende dan Sikka.

Swipe up untuk membaca artikel

“Saya sampaikan kepada pimpinan, jangan samakan Provinsi NTT dengan provinsi lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan ataupun propinsi lainnya di negara kita ini. Di NTT itu pendapatan perkapitanya masih minim dan tenaga kerjanya cukup banyak sehingga kita perlu terus lanjutkan program padat karya tunai ini. Karena itu kita telah usulkan untuk dilanjutkan,” ujar Napitupulu.

Baca Juga :  Anak-Anak Desa Tuamese di Biboki Kabupaten TTU Sudah Menabung  di Bank NTT

Kabalai Napitupulu menjelaskan, kegiatan PKT merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilaksanakan oleh pemerintahan Presiden Jokowi di seluruh Indonesia. “Khusus untuk NTT, kami telah meminta kepada pimpinan agar program Padat Karya Tunai tetap dilanjutkan karena dampaknya sangat bermanfaat bagi perbaikan ekonomi warga di saat pandemi Covid-19 saat ini. Selain itu, dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak dan meredam urbanisasi tenaga kerja produktif sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

  • Bagikan