Diduga Pemkab Sarai Memiliki 129 ‘Rekening Siluman’ Senilai Rp 12,5 M 

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Diduga ada 129 ‘rekening siluman’ alias rekening aktif yang tidak terdaftar dalam Peraturan Bupati (Perbub) Kabupten Sabu Raijua Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Pembukuan, Penutupan dan Penetapan Rekening OPD Lingkup Pemerintah. Sebanyak 129 ‘rekening siluman’ dengan nilai sekitar Rp 12,5 Milyar yang sangat rawan disalahgunakan (untuk kepentingan pribadi, red) itu milik sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua (Sarai).

Keberadaan 129 ‘rekening siluman’ itu terkuak dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT Atas Pengendalian Intern pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sabu Raijua Nomor: 77.b/LHP/XIX.KUP/06/2020, tertanggal 22 Juni 2020.

Swipe up untuk membaca artikel

Dalam LHP tersebut, BPK RI mengungkapkan, berdasarkan konfirmasi pada 2 Bank tempat penempatan rekening milik Pemda, yaitu Bank NTT dan Bank BRI diketahui terdapat 129 rekening aktif yang tidak terdaftar dalam peraturan. Berdasarkan konfirmasi pada Bank NTT Cabang Sabu Raijua diketahui terhadap 101 rekening dengan saldo per 31 Desember 2019 senilai Rp 12.459.349.411. Sedangkan konfirmasi pada BRI diketahui terdapat 28 rekening aktif pada BRI dengan saldo per 31 Desember 2019 senilai Rp 107.117.737,-.

Baca Juga :  Karyawan Bank Bukopin Diduga Bobol Rekening Nasabah Rp 3 M

Berdasarkan tabel di atas, diketahui 81 rekening dengan saldo per 31 Desember 2019 senilai Rp 12.366.442.182. Jumlah tersebut terdiri atas 73 rekening dana BOS, 6 rekening dana kapitasi cadangan, 1 rekening BUD dan 1 rekening UPTD RSUD merupakan rekening yang digunakan untuk kegiatan resmi pemerintah daerah.

  • Bagikan