Status Tersangka Seorang Ibu Korban KDRT di Kota Kupang Akan Ditinjau Kembali

  • Bagikan
Koran Timor
KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Status tersangka terhadap seorang ibu rumah tangga korban kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), AT (39) yang dilapor balik oleh pelaku FD (51), suami korban akan ditinjau kembali proses hukumnya secara terstruktur oleh pihak Reskrim Polres Kupang Kota.

Kedua dari Kanan: Ketua Forum Pemerhati Perjuangan Hak-Hak Perempuan Kota Kupang, Maria Fatima Hadjon (19/10)

Demikian disampaikan Ketua Forum Pemerhati Perjuangan Hak-Hak Perempuan Kota Kupang sekaligus pendamping korban AT, Maria Fatima Hadjon kepada wartawan media ini seusai mendampingi korban AT bertemu Kasat Reskrim Kupang Kota di Polres Kupang Kota pada Senin (19/10/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

“Kami kesini bersama korban (AT) untuk minta pencerahan dari Kasad Reskrim Polres Kupang Kota sebagai alat penegak hukum terkait status tersangka terhadap klien kami. Jawabanya (Kasad Reskrim Polres Kupang Kota, red) sekarang adalah bahwa beliau akan meninjau kembali tentang proses hukum kasus tersebut secara terstruktur. Sampai di Kejaksaan nanti digelar lagi untuk memperoleh hasil yang memuaskan berbagai pihak,” ujarnya mengulangi penjelasan pihak Kasat Reskrim Polres Kupang Kota.

Baca Juga :  Fraksi Gerindra Prihatin Kondisi Kredit Macet Bank NTT

Maria Fatima Hadjon yang didampingi Lidya Salom (Wakil Ketua Forkom) dan Epan Bethan (anggota pengurus Forkom) mengatakan, sebelumnya ia dan para pendamping lain korban dikejutkan dengan pernyataan pihak Polresta Kupang bahwa pelaku atau tersangka FD, sekaligus suami korban telah melaporkan balik korban AT istrinya sebagai pelaku KDRT (Laporan Polisi Nomor: LP/B/542/V/2020, SPKT Resort Kupang Kota, tanggal 9 Mei 2020), sehingga saat ini korban dalam status tersangka. Kasusnya sudah P.19 menuju ke P.21.

  • Bagikan