Ose Luan Minta Masyarakat Belu Pilih Pemimpin Yang Baik dan Rendah Hati

  • Bagikan
Koran Timor

Hal Kedua menurut Ose Luan, Willy Lay itu orang yang rendah hati. “Pak Willy ketika duduk bersama masyarakat dimana saja, kebetulan kalau ia tidak punya rokok dan lihat siapa saja yang memiliki rokok, dengan rendah hati ia minta rokok kepada yang punya rokok. Orang ini rendah hati. Kalau orang tidak rendah hati, maka ketika ditawari rokok, ia bisa saja katakan tidak,” jelasnya.

Ketiga dan terutama menurut Ose Luan, yaitu Willy Lay orang yang tidak sombong. “Seharusnya dia (Willy Lay, red) itu menjadi orang sombong karena ia mempunyai sesuatu. Tetapi kenapa ia tidak sombong? Karena ia baik dan rendah hati,” pungkasnya.

Apakah saya termasuk sombong? Tanya Ose Luan kepada masa pendukung. Masa pendukung pun menjawabnya, “tidak!”

Swipe up untuk membaca artikel

Ose Luan pun lanjut menjelaskan, bahwa seharusnya pemimpin itu tidak boleh sombong. Karena pemimpin sombong itu memanfaatkan kekuasaan untuk menindas. Tetapi pemimpin yang sederhana itu selalu rendah hati. Ia merasa sama dengan masyarakatnya. Ia tidak gusur-menggusur. Ia memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang dan terbuka.

Baca Juga :  Cabut SK Penetapan Anggota BPD Letmafo, Camat Insana Tengah Dinilai Gagal Paham Perda

Terkait hal tersebut, pensiunan PNS ditahun 2010 itu pun memberi tetstimoni terkait sikap kebaikan dan kerendahan hati.

“Setelah pensiun tahun 2010, saya pernah pakai motor jalan ke Fatubenao sambil tutup telinga. Ada bemo waktu itu yang mau ke Fatubanao tetapi petugas LLAJ datang langsung menghentikan dan memerintahkan semua penumpang turun. Saya yang melihat hal itu berontak dan bilang ke petugas, he adik, kamu bukan preman. Kalau dia (penumpang dan sopir, red) salah ya diingatkan. Tetapi jangan adili di tengah jalan,” urainya.

  • Bagikan