DPRD Sabu Raijua Minta Aparat Hukum Selidiki Sejumlah Proyek Mangkrak

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – SEBA– Ketua Komisi III DPRD Sabu Raijua, Leonidas Adoe meminta aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus mangkraknya sejumlah proyek di kabupaten tersebut.

Permintaan itu dikatakan Leonidas kepada wartawan, Senin (14/9/20) siang terkait sejumlah proyek mangkrak di Kabupaten Sabu Raijua.

Swipe up untuk membaca artikel

“Aparat penegak hukum jaksa dan polisi, red) bisa melakukan investigasi serta penyelidikan terkait proyek mangkrak di Kabupaten Sabu Raijua. Biar kita tidak saling menuduh dan tak ada yang mengatakan bahwa kami ini tukang fitnah. Kami minta aparat penegak hukum yang berwenang untuk melakukan penyelidikan di lokasi,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu membeberkan sejumlah proyek yang hingga kini masih terbengkelai. Antara lain : 1) Proyek pembangunan gedung Kantor Bupati, 2) Proyek Pembangunan Kantor DPRD Sabu Raijua, dan 3) Proyek pekerjaan ruas jalan di kabupaten.

“Sekarang kepemimpinan lima tahun sudah hampir selesai. Tapi masih banyak pekerjaan ruas jalan yang mangkrak. Begitu juga dengan pembangunan gedung-gedung kantor pemerintah,” ujar politisi yang akrab disapa Veky Adoe.

Baca Juga :  Mantan Kades Nanin Malaka Diduga Aniaya Warga Hanya Gegara Ditanyai Soal LPJ BUMDes

Selain mangkraknya proyek pembangunan kantor pemerintah dan ruas jalan, Veky menyebutkan, banyak persoalan di Kabupaten Sabu Raijua yang dibiarkan begitu saja tanpa ada solusi. “Misalnya pabrik es kini mati suri, perusahaan daerah Raihawu tinggal nama, pabrik AMDK hampir jadi monumen sejarah, pabrik rumput laut tidak lagi berproduksi dan pengelolanya lari meninggalkan utang,” rincinya.

  • Bagikan