Tingkatkan Produksi Jagung, Pemprov NTT Pacu Program TJPS

  • Bagikan
Koran Timor
Kadis Pertanian, Lecky Frederick Koli

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) merupakan salah satu strategi yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi NTT yang dinahkodai Gubernur/Wakil Gubernur, Viktor Bungtilu Laiskodat – Josef Nae Soi (Viktory -Joss) untuk meningkatkan produktifitas dan daya beli petani demi mengentaskan kemiskinan di NTT.

Kadis Pertanian NTT, Lecky Frederick Koli

Demikian dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian NTT, Lecky Frederick Koli kepada wartawan di sela-sela launching TJPS di Kabupaten Sumba Tengah, Senin (7/9/20).

Swipe up untuk membaca artikel

Menurut Lecky, Program TJPS yang dikelola Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, merupakan program Duet Viktory-Joss yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan di NTT.

“Program TJPS yang sedang dilaksanakan Bapak Gubernur/Wakil Gubernur saat iii merupakan salah satu program yang sangat tepat untuk mengentaskan kemiskinan di NTT. Karena sebagian besar masyarakat NTT adalah petani. Pelaksanaan TJPS akan meningkatkan produksi jagung. Produksi Jagung akan disisihkan untuk ketersediaan pangan dan stok lainnya akan dijual (difasilitasi Pemrov NTT, red). Uang hasil pennualan jagung akan dipakai untuk membeli sapi (untuk penggemukan/paron sapi, red). Jadi TJPS sudah pasti akan berdampak pada peningkatan taraf hidup petani. Kita harap TJPS dapat mengantar petani NTT keluar dari belenggu kemiskinan.” ujarnya Lecky yang didampingi Kabid Tanaman Pangan, Umbu Wanda.

Baca Juga :  Bank NTT Segera Kucurkan Pinjaman Rp 150 Milyar Kepada Pemprov NTT

Lecky menjelaskan, dalam semangat NTT Bangkit menuju NTT Sejahtera, pihaknya bersama para pendamping dan masyarakat (dibantu aparat Korem 161 Wirasakti, red) akan berupaya mencapai target TJPS TA 2020 10.000 Ha. “Saat musim kering ini, taget yang kita dicapai sekitar 1.400 Ha, “ ujarnya.

  • Bagikan