Forum Wartawan NTT: Stop Kriminalisasi Wartawan BeritaNTT dan Tribuana Pos

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Forum Wartawan Nusa Tenggara Timur mendesak jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) untuk segera menghentikan (stop) tindakan kriminalisasi terhadap 2 (dua) wartawan/pemimpin redaksi media online di NTT, Henderik Geli (BeritaNTT.Com) di Kabupaten Rote Ndao dan Dematrius Mautuka (Tribuanapos.Com) di Kabupaten Alor.

Forum tersebut menilai sikap Polres Rote Ndao dan Polres Alor yang menyelidiki (penyelidikan) dua wartawan tersebut (terkait pemberitaan mereka yang menyorot sikap dan perilaku buruk oknum pejabat di daerah Rote Ndao dan Alor) telah mencederai Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara Dewan Pers, Kejaksaan dan Kepolisian republik Indonesia (Nomor: 2/DP/MoU/II/2017 dan Nomor B/15/II/2017 Tentang Koordinasi Dalam Perlindungan Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum Terkait Penyalahgunaan Profesi Wartawan) dan UU Pers No. 40 tahun 1999.

Swipe up untuk membaca artikel

Demikian salah satu poin pernyataan sikap ratusan wartawan dan pimpinan sejumlah media cetak dan online melalui Forum Wartawan NTT di depan Markas Kepolisian Daerah Nusa Tengara Timur (Mapolda NTT) pada Senin (30/08/2020).

Baca Juga :  Sulitnya Membasmi Garong Digital

Forum Wartawan NTT  bahkan mendesak Kapolda NTT, Irjen Pol, Hamidin segera mencopot Kapolres Rote Ndao, AKBP Bambang Hari Wibowo, SIK, M.Si dan Kapolres Alor, AKBP Agustinus Chrismas Tri Suryanto, S.I.K karena keduanya telah melanggar dan atau tidak melaksanakan MoU Dewan Pers dan Polri serta bertindak sewenang-wenang terhadap wartawan.

  • Bagikan