Dinas PUPR NTT Optimis Pengerjaan Jalan Provinsi di Seluruh NTT Beres di Tahun 2021

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) optimis pengerjaan jalan provinsi di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan beres (tuntas dikerjakan, red) ditahun 2021. Hal ini sesuai komitmen Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) untuk menuntaskan pengerjaan jalan Provinsi dalam jangka waktu tiga tahun, mulai tahun 2019 hingga tahun 2021.

Demikian disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT, Maxi Nenabu dalam siaran pers di Media Center Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT pada Selasa (01/08/2020). Kegiatan tersebut dihadiri puluhan wartawan media cetak, online dan elektronik. Turut mendampingi Kadis PUPR yaitu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Jelamu Ardu Marius dan Kabag Pers, Pengelolaan Pendapat Umum, Dokumentasi dan Perpustakaan, Diani T.A. Ledo.

Swipe up untuk membaca artikel

“Kami memang diberi tugas berat untuk menyelesaikan jalan Provinsi, tapi kami optimis bisa melaksanakan tugas dari Bapa Gubernur dan Wakil Gubernur ini. Kami telah membuat road map untuk pengerjaan jalan ini, yang telah disampaikan kepada DPRD (NTT). Targetnya adalah tahun 2021 harus sudah selesai,” bebernya.

Baca Juga :  Kampung Adat ‘Di Atas Awan’ Wae Rebo Dibuka Kembali Untuk Umum

Maxi menjelaskan, bahwa dari total 2.650 kilometer (km) jalan Provinsi di seluruh NTT, ada sekitar 906 km yang dikategorikan dalam kondisi keadaan rusak ringan dan rusak berat. Sesuai roadmap tersebut, dalam tahun 2020, targetnya ada 450 km ruas jalan provinsi yang diperbaiki. Selanjutnya dalam tahun 2021 akan diselesaikan sisanya. “Namun di Tahun 2020 ini, kita hanya bisa merealisasikan (nanti sampai akhir tahun) sekitar 372,74 kilometer. Ini meleset dari target, tapi kami akan berjuang bersama bagian program, dalam hal ini Bappelitbangda NTT agar ini nanti tercover di tahun depan, sehingga tahun 2022 sudah ringan. Kami tidak lagi terbebani dengan pekerjaan yang berat-berat,” ujarnya.

  • Bagikan