Polisi Periksa Wartawan TVRI Terkait Kasus Dugaan Gratifikasi Yang Dilaporkan KOWAPPEM

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) periksa Oknum Wartawan TVRI Kupang, TM alias Tomi terkait kasus dugaan suap/gratifikasi yang melibatkan TM dan PT. Pembangunan Perumahan (PT.PP) sebagai Kontraktor Pelaksana Pembangunan PLTU Timor 1, Desa Lifuleo, Kec. Kupang Barat, Kabupaten Kupang senilai Rp 125 Juta pada Senin (6/7/20) di Polda NTT.

Demikian informasi yang dihimpun tim media ini dari sumber yang sangat layak dipercaya.
Menurutnya, Tomi dipanggil berdasarkan Surat Ditreskrimum Polda NTT kepada Kepala Stasiun TVRI Kupang dengan nomor surat: B/12366/VII/2020/Ditreskrimum tanggal 2 Juli 2020.

Swipe up untuk membaca artikel

Melalui surat tersebut, penyidik Ditreskrimum Polda NTT menyampaikan kepada Kepala Stasiun (Kepsta) TVRI Kupang tentang dimulainya tahap penyelidikan terhadap laporan pengaduan Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan (KOWAPPEM) NTT, tentang dugaan suap/gratifikasi yang dilakukan oknum reporter TVRI NTT (Tomi Mirulewan selaku penerima, red) dan oknum karyawan PT. Pembangunan Perumahan/PT.PP (selaku pemberi, red) yang terjadi pada bulan Juni 2020.

Baca Juga :  Pelaku Percobaan Pembunuhan Wartawan Adalah Debt Colector Resmi Bank NTT

Dalam surat itu, Pihak Ditreskrimum Polda NTT meminta Kepsta TVRI Kupang memerintahkan TM untuk hadir di Ditreskrimum Polda NTT pada Senin (6/7/2020) Pukul 09.00 Wita guna penyelidikan atau klarifikasi terkait kasus tersebut.

Untuk itu, TM diminta membawaserta beberapa dokumen penting yakni : Skep sebagai Karyawan TVRI, Copy Rekening koran Bank NTT Nomor (nomor rekening Bank NTT, red) periode bulan Juni 2020, Surat Tugas sebagai Reporter dan dokumen copy ijin pendirian/Operasional Media Online Obor Nusantara.Com.

Sebagaimana diberitakan tim media ini sebelumnya (1/7/2020), Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan (Kowappem) NTT melaporkan PT. Pembangunan Perumahan (PP) yang adalah Kontraktor Pelaksana Pembangunan PLTU Timor 1, Desa Lifuleo, Kec. Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT ke Polda NTT terkait adanya dugaan suap/gratifikasi senilai Rp 125 Juta kepada Oknum Aparat Pegawai Negeri Sipil (ASN) pada TVRI NTT, Thimotius Mirulewan alias Tomi yang bertugas sebagai reporter TVRI NTT.

  • Bagikan