Fraksi Demokrat Solidaritas Pembangunan Minta Jamkrida dan Bank NTT Utamakan Pemberdayaan UMKM

  • Bagikan
Wakil Ketua Komisi III DPRD NTT, Leonardus Lelo

Mengingat peran strategis UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja, jelas Fraksi DSP, Fraksi meminta perhatian serius PT Jamkrida NTT. “Agar lebih berpihak dengan memberikan porsi penjaminan lebih besar kepada UMKM. Baik dalam rangka memantik tumbuhnya unit-unit baru UMKM maupun memperkuat struktur permodalan UMKM di seluruh wilayah NTT,” ujar Lelo.

Menurut Fraksi DSP DPRS NTT dalam pandangan fraksinya, kinerja PT Jamkrida NTT (begitu juga kinerja PT Bank NTT), seharusnya diukur bukan terutama dari besarnya pendapatan (jasa usaha dan bunga) yang diraih atau dari besarnya deviden yang disumbangkan bagi daerah semata.

Swipe up untuk membaca artikel

“Jika ini yang menjadi tujuan utama, PT Jamkrida NTT (dan PT Bank NTT) dapat terjebak, atau lebih tepat tergoda, memberikan penjaminan dan pinjaman hanya kepada pengusaha-pengusaha besar, dari luar NTT pula,” ungkap Fraksi DSP DPRD NTT.

Menurut Fraksi DSP, PT Jamkrida dan Bank NTT boleh hanya mengutamakan keuntungan dan mengabaikan UMKM. “Yang penting untung! Kinerja PT Jamkrida NTT (dan PT Bank NTT), menurut hemat kami, seharusnya diukur terutama dari seberapa besar pertumbuhan unit-unit baru UMKM yang tersebar di seluruh wilayah NTT berkat dukungan penjaminan pinjaman yang diberikan,” tandas Lelo.

Selain itu, Fraksi DSP juga meminta PT KI Bolok (Perseroda) untuk segera menuntaskan problem status dan luasan lahan kawasan yang dikuasai.

  • Bagikan