Diduga 4 Wartawan TV Ikut Memeras PT.PP Senilai Rp 125 Juta

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Empat orang wartawan media televisi yakni ES (Kontributor RCTI), JN (Kontributor Net TV) dan Merdeka.Com, CK (Kontributor Metro TV), dan seorang perempuan diduga ikut alias turutserta wartawan TVRI, Thimotius Mirulewan (yang biasa disapa Tomi, red) melakukan tindak pemerasan terhadap PT.PP senilai Rp 125 Juta Rupiah (Rp 25 Juta/TV untuk 5 wartawan/media, red).

ES, JN, dan CK yang dikonfirmasi tim media ini enggan memberikan klarifikasi terkait dugaan keikutsertaan alias turut serta mereka dalam pemerasan yang dilakukan Tomi Mirulewan.

Swipe up untuk membaca artikel

CK (Kontributor Metro TV) saat dikonfirmasi tim media mengungkapkan dirinya belum bisa berkomentar dan masih menunggu arahan dari kantor. “Maaf kaka, saya belum bisa berkomentar. Saya masih menunggu arahan dari kantor,” ujarnya.

Sementara itu, JN (Kontributor Net TV) hingga berita ini ditayang, sama sekali tidak menjawab panggilan telepon tim media. JN juga tidak membalas pesan WA tim media walau pesan telah dibacanya.

Baca Juga :  "Tambang Galian C Ilegal Harus Jadi Pintu Masuk Usut Dugaan Korupsi PT. AGG"

Sedangkan ES (Kontributor RCTI) yang diduga terlibat dalam perbuatan tidak terpuji dan yang mencoreng nama besar profesi mulia jurnalistik itu sama sekali tidak bisa dihubungi melalui nomor telepon/WA-nya karena sedang tidak aktif. Tim media lalu mencoba menghubunginya lagi lewat telepon celulernya pada pukul 00.43 Wita dini hari (Jumat, 26/6/2020), tetapi ES langsung mematikan handphonenya.

Yang belum teridentifikasi hingga saat ini adalah seorang perempuan yang turut serta dalam kelompok 5 wartawan TV.  Dan seorang wanita yang tetap berada di dalam mobil saat terjadi pertemuan di Restoran Nelayan (antara Tomi Mirulewan cs dan perwakilan PT.PLTU dan PT, PP pada Jumat, (19/6/2020).

  • Bagikan