Kepsta TVRI NTT: Saya Sarankan PT. PP Melaporkan Tomi Mirulewan ke Polisi

  • Bagikan
Koran Timor
Thimotius Mirulewan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Kepala Stasiun Televisi Republik Indonesia (Kepsta) TVRI NTT, Trubus Surahto, SE., MM menyarankan PT. PP untuk melaporkan wartawannya, Tomi Mirulewan ke pihak Kepolisian terkait pemerasan (sudah direalisasi Rp 10 juta dari total Rp 125 juta, red) seperti yang diberitakan berbagai media online. Selain itu, pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap Tomi Mirulewan.

Kepala Stasiun Televisi Republik Indonesia (Kepsta) TVRI NTT, Trubus Surahto, SE., MM

Hal itu disampaikan Trubus Surahto kepada tim media ini saat dikonfirmasi terkait mencuatnya bukti pemerasan yang dilakukan oleh Tomi Mirulewan terhadap PT. PP (Persero), salah satu BUMN yang sedang mengerjakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor di Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, Provinsi NTT.

Swipe up untuk membaca artikel

Menurut Trubus, PT. PP maupun pihak lain yang merasa dirugikan oleh tindakan wartawannya, Tomi Mirulewan dapat melapor kepada pihak yang berwajib.

“Saya berharap pihak dari PT. PP maupun pihak terkait yang merasa dirugikan dapat melaporkannya kepada kepolisian sehingga memudahkan kami dalam mengambil keputusan tegas,” ujarnya.

Baca Juga :  Penyidik Polresta Kupang Diminta Periksa Pejabat Bank NTT Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan Wartawan
Pihaknya, lanjut Trubus, akan berkoordinasi dengan pimpinan TVRI Pusat agar dapat mengambil langkah-langkah sesuai dengan kode etik kepegawaian dan juga sesuai dengan kode etik jurnalistik. “Karena TM selain sebagai reporter juga sebagai seorang ASN aktif yang ditugaskan pada seksi berita dan tentunya sudah diarahkan dan dibimbing dari seksi penyiaran,” jelasnya.

Trubus memaparkan, Ia telah memerintahkan semua unsur pimpinan untuk segera melakukan rapat terbatas. Namun ditunda karena masih menunggu Tomi Mirulewan kembali dari Manggarai-Flores (saat ini mengikuti rombongan kunjungan kerja Gubernur NTT ke Flores, red).

“Kami dari pihak TVRI NTT akan segera rapat terbatas terkait persoalan ini. Hanya saja menunggu TM kembali dari Manggarai-Flores yang saat ini sedang mengikuti kunjugan kerja Gubernur NTT. Kami juga sudah berkoordinasi denga Humas Pemprov NTT untuk segera mengurus tiket agar TM secepatnya pulang, sehingga kami pastikan, antara sore ini (kemarin, red) atau besok (hari ini, red) sudah ada sikap tegas dari manajemen TVRI NTT,” jelas Trubus.

Pada kesempatan yang sama Kepala Seksi Berita, Dra. Irawati Barmantyas, MM, selaku atasan langsung dari Tomi Mirulewan juga membenarkan bahwa Tomi Mirulewan adalah ASN di lingkup Stasiun TVRI NTT. “TM ditugaskan sebagai reporter dengan golongan ID (berijasah SMP, red) dan baru melakukan ujian persamaan kenaikan pangkat beberapa waktu yang lalu sehingga saat ini golongannya menjadi IIA,” jelasnya.

  • Bagikan