ATM Diduga Atur Tender Proyek Kacang Tanah Rp 5,9 M di BPBJ NTT

  • Bagikan
Koran Timor
Kepala BPBJ Setda NTT, Sipri Kelen

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Diduga ATM (dikenal sebagai orang dekat Pejabat Tinggi di NTT, red) mengatur Pemenang Tender 8 Paket Proyek Pengadaan Bantuan Benih Kacang Tanah (yang dikelola Dinas Pertanian NTT, red) senilai Rp 5.919.300.000 di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) NTT tahun 2020. Pengaturan pemenang tender itu diduga dilakukan melalui orang suruhannya/broker, yakni GV alias Atok.

Kepala BPBJ Setda NTT, Sipri Kelen

ATM yang berusaha dikonfirmasi pagi tadi melalui pesan Whats App, belum memberikan klarifikasinya tentang dugaan keterlibatannya dalam proses tender di BPBJ NTT melalui orang suruhannya, GV alias Atok. ATM malah balik bertanya, “Dia dpt ngak kerjaannya?” tulisnya.

Swipe up untuk membaca artikel

Berdasarkan rekaman pembicaraan pertelepon yang dilaporkan ke Inspektorat Daerah (yang juga diperoleh tim media ini, red) antara orang suruhan ATM, yakni GV alias Atok dengan salah satu Pokja BPBJ NTT, FF, sang broker VG alias Atok beberapa kali menyebut nama Aba dan AT (sapaan akrab ATM, red).

Baca Juga :  Gagal Bayar, Jiwasraya Tuai ‘Gelombang’ Gugatan Hukum

Atok berupaya mengajak anggota Pokja BPBJ NTT, FF untuk bertemu dengan ATM namun FF berupaya untuk mengelak. “Aba itu bukan atasan saya, sehingga saya harus bertemu dia. Saya sibuk sehingga tidak bisa bertemu dengannya. Pak Atok sampaikan saja perintahnya ke Pak Kabag (Kabag Pengadaan BPBJ NTT, red) sehingga kami hanya dengar satu perintah dari Pak Kabag. Jadi kami kerja  hanya satu komando,” kilah FF.

  • Bagikan