Diduga Ada Intervensi Broker di Lelang 8 Paket Proyek Kacang Tanah Rp 5,9 M

  • Bagikan
Koran Timor
Kepala BPBJ Setda NTT, Sipri Kelen

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Diduga ada ‘permainan’ alias intervensi Broker dalam pelelangan dan penetapan pemenang 8 paket Proyek Pengadaan Benih Kacang (tersebar pada 8 kabupaten se-NTT, red) milik Dinas Pertanian NTT dengan nilai sekitar Rp 5.919.300.000 yang di Lelang/ditender oleh Biro Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi NTT.

Kepala BPBJ Setda NTT, Sipri Kelen

Informasi yang dihimpun tim media ini, 8 paket proyek tersebut telah dikontrakan pada 8 perusahaan.  Namun dari 8 perusahaan itu, 6 diantaranya digunakan oleh Broker, GV (yang biasa disapa Atok).

Swipe up untuk membaca artikel

Adapun 8 paket proyek Pengadaan Bantuan Benih Kacang Tanah itu menyebar di Kabupaten Sumba Barat Daya senilai Rp 1,3 Milyar. Di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Sikka, Alor, Rote-Ndao, dan Kabupaten Kupang masing-masing senilai Rp 659,9 Juta. “Dari 8 paket tersebut, 6 paket diantaranya diduga dimenangkan oleh 6 perusahaan titipan Sang Broker, GV alias Atok. Hanya 2 paket yang dibiarkan dimenangkan oleh perusahaan di luar rekomendasi Sang Broker,” ujar Sumber yang sangat layak dipercaya.

Baca Juga :  BPN Flotim Didesak Batalkan Penerbitan SHM Lahan Perumahan Korban Seroja di Adonara

Sementara itu untuk tender Pembangunan dan Pengembangan Kontruksi Jaringan Air Bersih di Kabupaten Rote-Ndao Rp 1,4 Milyar dan Sabu-Raijua Rp 1,6 Milyar, hingga saat ini  telah gagal tender sebanyak 3 kali. Lelang proyek tersebut gagal atas permintaan Sang Broker karena perusahaan yang dijagokan Sang Broker (CV Any, red) tidak memasukan penawaran.

  • Bagikan