DPRD NTT Geram, Pemprov NTT Belum Cairkan Dana Covid-19 Rp 710 M

  • Bagikan
Koran Timor
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD NTT dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT, Selasa (9/6/20)

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT tampak geram dan kecewa karena alokasi dana tanggap darurat sebesar Rp 710 Milyar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT belum ‘dicairkan hingga saat ini (hanya beberapa hari lagi akan diberlakukan ‘New Normal’ alias tatanan hidup baru, red).

Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD NTT dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT, Selasa (9/6/20)

Kekesalan dan kekecewaan itu tampak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD NTT dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT, Selasa (9/6/20).  Kekesalan dan kekecewaan itu diperlihatkan beberapa anggota Komisi III DPRD NTT ketika Kepala BKD NTT, Sakarias Moruk mengungkapkan bahwa dana tanggap darurat Covid-19 sekitar Rp 710 M belum dapat dicairkan karena menunggu data dari Pemkab/Pemkot se-NTT.

Swipe up untuk membaca artikel

Menurut Moruk, hanya Pemerintah Pusat yang telah mencairkan dana JPS dan bantuan langsung Sembako. “Selama ini dana yang bisa disalurkan hanya dari pusat, sedangkan dari APBD kabupaten maupun propinsi belum sama sekali,” ujar Moruk menanggapi pertanyaan beberapa anggota Komisi III yang mempertanyakan realisasi dana tanggap darurat Covid-19.

Baca Juga :  Hotel Ayana Beli 3 Bidang Tanah dari Tanah Negara di Labuan Bajo 

Moruk menjelaskan, dari total alokasi dana tanggap darurat Covid-19 Rp 810 M, alokasi untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 sekitar Rp 100 M yang telah dicairkan.  “Untuk penanganan Covid yang sampai hari ini sudah dicairkan sekitar Rp 80 M lebih ke Dinas Kesehatan, RSUD, Badan Kesbangpol, Dinas Sosial dan Kominfo yang merupakan OPD-OPD pendukung.  Sedangkan alokasi dana Rp 105 M untuk JPS (Jaringan Pengaman Sosial) dan Pemberdayaan Masyarakat Rp 605 M belum dicairkan sampai saat ini karena kami masih menunggu data dari Pemkab/Pemkot se-NTT,” katanya.

  • Bagikan