Pemprov NTT Siapkan Lahan dan Rumah Bagi Penghuni Lokasi Besipae

  • Bagikan
Koran Timor
Kepala Badan Pendapatan Aset Daerah NTT, Dr. Zeth Sonny Libing, M.Si

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT menyiapkan lahan kapling bersertifikat dan rumah darurat bagi 9 Kepala Keluarga (KK) Penghuni Lokasi Instalasi Peternakan Besipae, Kabupaten TTS.

Kepala Badan Pendapatan Aset Daerah NTT, Dr. Zeth Sonny Libing, M.Si

Demikian dikatakan Kepala Badan Aset Daerah Provinsi NTT, Dr. Zeth Sonny Libing, M.Si kepada tim media di ruang kerjanya, Senin (1/6/20) usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila.

Swipe up untuk membaca artikel

Menurut Sonny Libing, kebijakan itu merupakan upaya yang ditawarkan Pemprov NTT untuk menyelesaikan masalah sengketa lahan di lokasi itu.

“Bapak Gubernur telah memerintahkan kepada kami untuk memberikan lahan sekitar 800 m2 untuk setiap Kepala Keluarga (9 KK, red) yang menghuni kantor Dinas Peternakan di Besipae. Kepada mereka akan diberikan sertifikat hak milik dan kami akan membangun rumah darurat untuk mereka. Mereka minta di pinggir jalan dan kami sudah siapkan itu,” ungkapnya.

Pemprov NTT, lanjut Sony Libing, tidak pernah ada niat untuk mengusir warga penghuni lokasi Peternakan Besipae namun melakukan relokasi di tempat yang telah disiapkan. Selain itu, Program pengembangan peternakan (Lamtoro Tramba) dan pertanian (pengembangan kelor) di Besipae juga akan melibatkan dan memberdayakan warga masyarakat di 5 desa setempat.

Baca Juga :  Syarat Lelang 9 Paket Pengadaan Bawang Rp 10,4 M ‘Mengada-Ada’, Kontraktor Protes

Pemerintah mengakui, jelas Sony Libing, benar pada tahun 1986 sampai sat ini, Pemprov NTT melalui Dinas Perternakan belum mengelola lahan Besipae secara Otimal. “Mungkin ini yang membuat warga setempat kecewa. Tapi pemerintah yang sekarang ingin mengembangkannya secara optimal, tolong kasih kami kesempatan untuk itu,” pintanya.

  • Bagikan