BPD Letmafo Terpilih 2019 Ancam PTUN Bupati TTU Terkait SK Pengangkatan BPD Versi ‘Camat Mesu’

  • Bagikan
Koran Timor
Foto by Pos Kupang Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Sebanyak 7 Anggota BPD Letmafo Terpilih (versi November 2019) mengancam akan menggugat Bupati Timor Tengah Utara (TTU) di Pengadilan Tata Isaha Negara (PTUN) terkait pelantikan anggota BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’ (yang dipilih ulang pada 9 April 2020). Pelantikan itu dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Insana Tengah, Yohanes Yoseph Mesu atas nama Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes pada Rabu (27/5/20).

BPD Letmafo versi pemilihan November 2019, Tony Leu dan Yance Tneseb

Demikian dikatakan Anggota BPD terpilih versi pemilihan 13 November 2019, Tony Leu dan Yance Tnesep kepada media ini pada Rabu (27/5/20) terkait informasi pelantikan BPD terpilih versi ‘Camat Mesu’ kemarin.

Swipe up untuk membaca artikel

Tony Leu dan 6 (enam) orang rekannya yang lain berpendapat bahwa proses pelantikan BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’ kemarin sangat mencederai proses demokrasi di Desa tersebut. Padahal, menurut mereka, proses demokrasi di Desa Letmafo sedang berjalan dengan baik (difasilitasi DPRD TTU) untuk mengurai masalah pemilihan BPD Letmafo sesuai petunjuk Perda Nomor 11 tahun 2014 tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Baca Juga :  Lantik Kades Nifunenas Tanpa Surat Penetapan BPD, Bupati TTU Diduga Palsukan Dokumen

“Pelantikan itu membuktikan bahwa Bupati TTU sebagai Pemimpin Daerah dan Camat Mesu sebagai pemimpin wilayah tidak sanggup menggunakan akal sehatnya dalam menyelesaikan masalah BPD Letmafo. Melainkan main kuasa karena gengsi untuk menutup kelemahannya. Ini mengabaikan, bahkan mencederai proses demokrasi yang sementara berjalan di Desa Letmafo. Ini kecelakaan besar bagi demokrasi,” tandas Tony Leu.

  • Bagikan