DPRD NTT Desak Aparat Hukum Usut Tuntas Kredit Macet Bank NTT Rp 206,5 M

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan segera memproses hukum kasus kredit macet Bank NTT sekitar Rp 206,5 Milyar yang melibatkan 6 debitur ‘nakal’ sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan NTT tahun 2019.

Anggota DPRD NTT, Patris Lali Wolo

Demikian sari pendapatan para anggota DPRD NTT, antara Patris Lali Wolo (Fraksi PDIP), Refafi Gah (Ketua Fraksi Hanura),  Yohanes Rumat (Fraksi PKB) dan Ketua Komisi III DPRD NTT, Hugo Kalembu (Fraksi Golkar) yang dihubungi secara terpisah terkait kasus kredit macet Bank NTT sekitar Rp 206,5 M pada Sabtu (23/5/20).

Swipe up untuk membaca artikel

“Sebagai anggota DPRD, saya mendesak pihak penegak hukum untuk segera memproses kasus kredit macet sekitar Rp 206 M ini. Proses hukum harus segera dilakukan agar menimbulkan efek jera agar tidak terjadi terus-menerus. Dan yang paling penting, uang rakyat masih bisa di selamatkan,” tandas Patril Lali Wolo..

Lali Wolo meminta kasus kredit macet tersebut dibuka secara transparan kepada publik. “Kalau bisa dirilis kerugian akibat kredit macet itu. Siapa saja debiturnya dan berapa besar jumlah kreditnya?  Juga kredit macet sampai jumlah yang yang kecil agar semua rakyat NTT tahu siapakah itu?  Dan apakah ada hubungan hallo efect atas macet kredit ini?” ujarnya..

Baca Juga :  Dari 980 Kasus Pemulangan Jenazah PMI, 100 diantaranya adalah PMI Asal NTT
  • Bagikan