Pengaduan Bupati TTU dan Isteri Patut Dikesampingkan POLRES TTU

  • Bagikan
Koran Timor
(MERIDIAN DEWANTA DADO, SH - ADVOKAT PERADI / KOORDINATOR TIM PEMBELA DEMOKRASI INDONESIA WILAYAH NTT / TPDI-NTT / KUASA HUKUM ALFRED BAUN)
(MERIDIAN DEWANTA DADO, SH – ADVOKAT PERADI / KOORDINATOR TIM PEMBELA DEMOKRASI INDONESIA WILAYAH NTT / TPDI-NTT / KUASA HUKUM ALFRED BAUN)

Selaku Kuasa Hukum dari Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi Indonesia (ARAKSI), Alfred Baun (AB), kami patut meminta Polres TTU mengesampingkan ataupun tidak perlu menanggapi pengaduan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes (RSF) dan istrinya Kristiana Muki (KM) terhadap Klien kami Alfred Baun.

Dasar dan alasan RSF dan KM mengadukan Klien kami ke Polres TTU pada tanggal 19 Mei 2020 adalah karena merasa nama baiknya dicemarkan oleh Klien kami AB sebagai akibat adanya kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Kabupaten TTU Tahun Anggaran 2007 senilai Rp 47,5 Milyar yang telah dilaporkan oleh klien kami di Polda NTT pada tanggal 5 Mei 2020.

Swipe up untuk membaca artikel

Klien kami, AB diadukan ke Polres TTU oleh RSF dan KM dengan tuduhan melakukan tindak pidana pengaduan palsu dan pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam Pasal 210 dan 317 KUHP dan Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (1) dan Pasal 28 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE sesuai laporan polisi nomor : LP/171/V/2020/NTT/RES TTU.

Baca Juga :  PMKRI Kupang: Sebagai Anggota Polisi, Leo Tunga Harus Menghormati Karoline Sebagai Perempuan
  • Bagikan