Elemen Masyarakat Desa Letmafo Desak Bupati TTU Copot PLT. Camat Insana Tengah

  • Bagikan
Koran Timor
Plt.Camat Insana Tengah, Yohanes Yosep Mesu, SP

KORANTIMOR.COM – KEFAMENANU – Sejumlah elemen masyarakat Desa Letmafo yang diwakili tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda hingga mantan anggota BPD dan BPD terpilih desa Letmafo meminta Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes segera mencopot Yohanes Yoseph Mesu dari posisi PLT. Camat Insana Tengah karena dinilai tidak mampu menyelesaikan sengketa pemilihan BPD Letmafo. Sikap dan kebijakannya berpotensi timbulkan konflik horisontal masyarakat Letmafo dan menghambat pembangunan desa Letmafo.

Plt.Camat Insana Tengah, Yohanes Yosep Mesu, SP

Demikian pesan video warga masyarakat desa Letmafo, Kecamatan Insana Tengah Kabupaten TTU: Tony Leu (mantan BPD Letmafo), Urbanus Halpah (tokoh adat Letmafo), Mikael Sanam (tokoh masyarakat), Yeri Fahik (tokoh pemuda), Imelda Tnomel (tokoh perempuan) kepada media ini pada Sabtu (16/5/2020). “Kami minta kepada Bupati Timor Tengah Utara untuk segera mencopot atau memecat PLT. Camat Insana Tengah karena telah menghambat pembangunan di desa Letmafo,” tandas mereka satu per satu.

Swipe up untuk membaca artikel
Baca Juga :  DPRD NTT Minta Pemprov Selesaikan Masalah Tanah RSUP Manulai Dengan Pendekatan WWS

Mantan Kepala Desa Letmafo, Laurentius Eno yang dikonfirmasi media ini (Minggu, 17/5/2020) melalui pesan Whatss App membenarkan adanya permintaan sejumlah elemen masyarakat Letmafo kepada Bupati TTU, Ray Fernandes untuk mencopot PLT. Camat Insana Tengah, Yohanes Yoseph Mesu. Laurentius menilai permintaan masyarakat tersebut adalah hak aspirasi masyarakat yang kecewa oleh sikap dan kebijakan kurang netral PLT. Camat Insana Tengah terkait sengketa BPD Letmafo. “Kalau masyarakat meminta bapa Bupati copot PLT. Camat Insana Tengah ya itu hak aspirasi mereka sebagai warga masyarakat yang kecewa karena ketidaknetralan PLT Camat Insana Tengah menyelesaikan sengketa BPD Letmafo,” ujarnya geram.

  • Bagikan