Stock Pangan NTT Cukup Hingga Akhir Tahun 2020, Petani Juga Diberdayakan

  • Bagikan
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Yohanes Oktavianus, MM dalam siaran pers pada Rabu (29/4/2020) malam pukul 20.00 Wita bersama Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si dan Kasubag Pers Biro Humas dan Protkol Setda Provinsi NTT, Valeri Guru di ruang Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT.

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) melalui Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur memastikan walau covid-19 sedang mewabah, NTT masih memiliki stock pangan (beras dan jagung, red) yang cukup hingga akhir tahun 2020. Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pertanian Provinsi NTT juga telah menganggarkan dana sebesar Rp 12.916.800.000 (dua belas milyar sembilan ratus enam belas juta delapan ratus ribu rupiah) untuk kegiatan pemberdayaan petani yang akan menyerap sebanyak 505 orang tenaga kerja untuk bekerja selama 2 hingga 3 bulan kedepan.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Yohanes Oktavianus, MM dalam siaran pers pada Rabu (29/4/2020) malam pukul 20.00 Wita bersama Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si dan Kasubag Pers Biro Humas dan Protkol Setda Provinsi NTT, Valeri Guru di ruang Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Yohanes Oktavianus, MM dalam siaran pers pada Rabu (29/4/2020) malam pukul 20.00 Wita bersama Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si dan Kasubag Pers Biro Humas dan Protkol Setda Provinsi NTT, Valeri Guru di ruang Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT.

  • Bagikan