Marius : Kebijakan Bupati Ende Harus Dikomunikasikan dengan Baik

  • Bagikan
Koran Timor
Jubir Covid-19 di Provinsi NTT yang juga Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si menjelaskan kepada pers terkait kebijakan Bupati Ende yang menutup seluruh akses dari dan ke Kabupaten Ende, di Kupang Rabu (29/04/2020).

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Banyak cara dilakukan setiap pemimpin untuk menekan laju penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di daerahnya masing-masing. Salah satu contoh nyata kebijakan yang diambil Bupati Ende, Drs. H. Haji Djafar Achmad yang menutup jalur darat, laut dan udara di Kabupaten Ende – Flores Provinsi NTT. Kebijakan ini berlaku hingga 31 Mei 2020 yang akan datang. Untuk itu, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT yanfg juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si meminta agar kebijakan Bupati Ende tersebut dapat dikomunikasikan dengan baik.

“Kebijakan itu baik. Namun demikian harus dikomunikasikan secara baik dengan semua pihak termasuk para bupati sedaratan Flores,” kata Marius kepada pers di Kupang, Rabu (29/04/2020) siang.

Swipe up untuk membaca artikel
Jubir Covid-19 di Provinsi NTT yang juga Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si menjelaskan kepada pers terkait kebijakan Bupati Ende yang menutup seluruh akses dari dan ke Kabupaten Ende, di Kupang Rabu (29/04/2020).

Dia menegaskan, prinsipnya kebijakan yang dikeluarkan Bupati Ende itu sangat baik. “Perlu komunikasi. Apalagi di wilayah Flores kan kita saling tergantung soal logistik dan sembilan bahan pokok (sembako),” ucap Marius dan menambahkan, “Kebijakan pembatasan sosial bersakala besar atau PSBB ternyata cukup efektif dalam memperlambat penyebaran virus corona. Ini kita bisa lihat di angka-angka yang kita publish.”

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende beberapa hari lalu telah mengeluarkan kebijakan untuk menutup pintu masuk dan keluar Ende, baik darat, laut dan udara. Seperti dikutip Pos Kupang.com, Bupati Ende Djafar Achmad melarang orang masuk dan keluar wilayah Ende, baik melalui transportasi darat, laut dan udara.

Baca Juga :  Walau ODP Meningkat, NTT Masih Negatif Corona
  • Bagikan