Gubernur VBL Apresiasi Bantuan PT Hasrat Abadi dan Politeknik Negeri Kupang

  • Bagikan
Koran Timor
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si menerima secara simbolis bantuan berupa 1 unit ventilator ge healthcare versamet ivent 201; 20 box nurse cap; 20 box latex glover; 50 box masker (diapro hijau tie on) dan 90 PCP baju APD yang diserahkan Pimpinan PT Hasrat Abadi Cabang Kupang, Simon P. Pallo, SE di Kupang, Senin (27/04/2020) siang.

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah menunjukkan rasa solider kepada sesama anak bangsa yang ada di Provinsi NTT yang terdampak Covid-19.

“Bapak Gubernur memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih baik kepada perorangan, lembaga sosial, pihak perguruan tinggi dan lembaga bisnis yang telah menunjukkan solidaritas kemanusiaan untuk ikut meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak Covid-19 di Provinsi NTT,” ucap juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kepada pers di Kupang, Senin (27/04/2020) siang.

 

Swipe up untuk membaca artikel
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah menunjukkan solidaritas kemanusiaan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Provinsi NTT kepada pers di Kupang, Senin (27/04/2020) siang. Nampak Direktur Politeknik Negeri Kupang, Nonce Farida Tuati, SE, M.Si bersama seluruh jajarannya.

Menurut Marius, Pemprov NTT tidak bisa bekerja sendirian saja. “Perlu dukungan yang nyata dari berbagai stakeholders (pemangku kepentingan) yang ada di daerah ini. Pemerintah membutuhkan partispasi masyarakat dan berbagai lembaga termasuk lembaga bisnis dan lembaga perguruan tinggi yang ada di NTT,” ujar Marius.

Baca Juga :  MARIUS: APAPUN CARANYA JUNI COVID-19 HARUS PUTUS…!
  • Bagikan