Tujuan Pembangunan Adalah Kesejahteraan; Kalau Tidak Dikerjakan Dengan Benar, Kemiskinan Merajalela di NTT

  • Bagikan
Koran Timor
Suasana Musrenbang tahun 2020 untuk perencanaan tahun 2021 melalui video conference di ruang rapat gubernur Selasa 21 April 2020. Ikut hadir Wagub NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM, Sekda Prov NTT, Ir. Ben Polo Maing dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT.

KORANTIMOR.COM – KUPANG –  Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengaku, meski pelaksanaan Musrenbang tahun 2020 untuk perencanaan tahun 2021 dilaksanakan dalam keadaan pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19; sebagai pemimpin harus yakin dan mampu untuk mengatasi masalah ini dengan baik.  

Suasana Musrenbang tahun 2020 untuk perencanaan tahun 2021 melalui video conference di ruang rapat gubernur Selasa 21 April 2020. Ikut hadir Wagub NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM, Sekda Prov NTT, Ir. Ben Polo Maing dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT.

“Kita semua tetap berharap dan kita yakin bahwa kita mampu mengatasi masalah ini dengan baik. Karena kita punya keyakinan, dan punya kecerdasan, dan daya tahan yang cukup untuk menghadapi masalah ini,” tandas Gubernur VBL dalam arahannya di depan peserta Musrenbang tahun 2020 untuk perencanaan tahun 2021 di Kupang melalui video conference, Selasa (21/04/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

Pemerintah Pusat Presiden dan Wakil Presiden, seluruh Menteri, harap Gubernur VBL, selalu diberikan kesehatan prima dalam menjalankan tugas yang saat ini dan tetap senantiasa berdoa agar masalah di dunia ini pasti berlalu.

Menurut Gubernur, berbagai masukan yang ada di dalam  pokok-pokok pikiran baik dari Pimpinan DPRD NTT dan seluruh anggota; dari Pemerintah Pusat dan berbagai komponen lainnya akan menjadi masukan yang baik. “Kita akan memperbaharui perjalanan pembangunan Nusa Tenggara Timur. Prinsip pembangunan itu dalam prosesnya terjadi perubahan. Prinsip pembangunan itu, terjadi modernisasi; apabila dalam pembangunan perencanaannya tidak ada modernisasi maka pembangunan itu gagal,” tegas Gubernur VBL.

Tujuan pembangunan sebut Gubernur VBL adalah kesejahteraan. “Karena itu, saya harapkan bukan saja dalam perencanaannya. Kalau perencanaan yang baik ini tidak dapat dikerjakan dengan benar maka kita hanya menempatkan perencanaan yang baik ini pada ruang – ruang sepi; tertutup dan kemiskinan tetap marajela di NTT. Karena kita tidak punya kemampuan. Kemampuan untuk mengaktualisasikan sebuah desain kecerdasan yang begitu luar biasa; baik, keterpaduan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi sampai Pemerintah Kabupaten/Kota,” tandas mantan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI.

Gubernur VBL sangat percaya dengan kemampuan dan kerja keras Walikota Kupang dan para Bupati seluruh NTT, ke depan Provinsi NTT akan maju. “Sebagai Gubernur, saya sangat percaya diri; karena saya mempunya bupati dan walikota yang bekerja secara luar biasa. Karena itu dalam semangat seperti ini, saya mengharapkan para bupati dan walikota terus untuk bekerja,” pinta Gubernur VBL seraya menambahkan, “Momentum pandemi virus corona ini mengubah budaya; budaya kerja dan budaya hidup masyarakat kita.”

Dia menegaskan, “NTT tidak boleh kalah. Karena teknologi informasi yang begitu maju harus menjadi kekuatan untuk kita memajukan seluruh kinerja dan mimpi – mimpi kita.”

Baca Juga :  500 Tenaga Kerja Lokal Diberdayakan dalam Kegiatan Padat Karya Satker PJN 2
  • Bagikan