Gubernur NTT Tegaskan Pemda Tidak Punya Wewenang Tutup Bandara

  • Bagikan
Koran Timor
Gubernur NTT,Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT, Yosep A. Naesoi serta Kapolda NTT, Irjen Pol. Hamidin saat memberi keterangan kepada pers di gedung Sasando Kantor Gubernur Jalan Raya El Tari 52 Kipang, Selasa (31/03/2020)

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dengan tegas mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak memiliki kewenangan untuk menutup bandar udara (bandara). Penutupan Bandara itu wewenang Pemerintah Pusat. Penegasan Gubernur NTT itu merupakan responds terhadap muncul permintaan masyarakat NTT melalui berbagai medsos agar Gubernur Viktor Laiskodat segera menutup bandar udara (bandara) sebagai pintu masuk penyebaran virus corona atau virus Covid-19.

Gubernur NTT,Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT, Yosep A. Naesoi serta Kapolda NTT, Irjen Pol. Hamidin saat memberi keterangan kepada pers di gedung Sasando Kantor Gubernur Jalan Raya El Tari 52 Kipang, Selasa (31/03/2020)

“Bandara tidak boleh ditutup, karena itu kewenangan Pemerintah Pusat. Kita perlu obat-obatan, kita perlu APD (Alat Pelindung Diri). Itu alasan kenapa penutupan bandara itu tidak boleh. Kita membutuhkan fasilitas-fasilitas tersebut untuk menangani segala hal dalam situasi hari ini. Kecuali kamu punya pesawat sendiri,” tandas Gubernur VBL kepada pers di pelataran gedung Sasando Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur pada Selasa (31/03/2020) pukul 11.45 Wita.

Swipe up untuk membaca artikel

Gubernur VBL dalam siaran pers tersebut didampingi Wagub Josef A. Nae Soi, Ketua DPRD NTT, Ir. Emi Nomleni, Kapolda NTT, Irjen Pol. Hamidin, Danrem 161 Wirasakti Kupang, Kabinda NTT, Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Ir. Ben Polo Maing, Staf Khusus Gubernur bidang politik, Dr. Imanuel Blegur dan sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT.

Baca Juga :  Gubernur VBL Apresiasi Bantuan PT Hasrat Abadi dan Politeknik Negeri Kupang
  • Bagikan