Dampak Virus Corona, Gubernur NTT Tunda Festival Parawisata dan Tutup Semua Destinasi Wisata di NTT

  • Bagikan
Koran Timor
Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Djelamu Marius Memberi Keterangan Pers terkait Covid 19 di Media Center Kantor Gubernur NTT (20/3/2020)

KORANTIMOR.COMKUPANGMeski proses penanganan penyebaran risiko penularan infeksi Corona Virus Disease atau Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai Sekda Provinsi NTT, Ir. Benediktus Polo Maing dan secara teknis dihandle Kadis Kesehatan Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere dan juru bicara Covid-19, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si namun Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memutuskan untuk sementara menunda pelaksanaan festival pariwisata dan menutup seluruh destinasi wisata yang ada di Provinsi NTT.

Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Djelamu Marius Memberi Keterangan Pers terkait Covid 19 di Ruang Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT (20/3/2020)

Ya, “Benar Bapak Gubernur VBL telah mengirim surat kepada seluruh Bupati di NTT dan Walikota Kupang untuk menunda sementara pelaksanaan festival parawisata dan menutup seluruh destinasi wisata,” tandas Kepala Biro Huma dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kepada pers di Kupang, Sabtu (21/03/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

Maksud dan tujuan dari penundaan sementara festival parawisata dan penutupan destinasi wisata ini sebut mantan Kadis Parawisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, untuk mencegah meluasnya wabah Covid-19. “Salah satu cara dan upaya yang dilakukan adalah dengan social disntance; yang pada hakekatnya adalah mengisolasi diri dari kerumunan orang atau massa dalam jumlah yang banyak,” tandas Marius.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19 di NTT Marius Minta Masyarakat Patuh dan Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan
  • Bagikan