Perangi DBD, Bupati Sikka Apresiasi Kinerja Petugas Kesehatan dan Pekerja Medis

  • Bagikan
Koran Timor
Bupati Sikka dan Kapolres Sikka sedang memantau kegiatan kerja bakti di salah satu wilayah di Kabupaten Sikka [Sabtu, 14/3/2020]

KORANTIMOR.COM – SIKKA 14 orang di Kabupaten Sikka meninggal dunia akibat Demam Berdarah (DBD) atau Dengue. Disinyalir transmiter penyebaran virus dengue ialah nyamuk Aedes Aegipty yang populasinya meningkat oleh adanya sampah rumah tangga dan sampah lingkungan yang tidak terurus. Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M. Si menginstruksikan 14 hari kerja bakti masal di Seluruh Wilayah Kabupaten Sikka sebagai respons terhadap KLB DBD. Aksi itu dimulai sejak Senin, 9/3/2020 dan akan berakhir pada 23/3/2020. Dalam kurun waktu ini, Kepala Daerah yang akrab disapa Roby Idong itu sudah rutin turun langsung ke lapangan dan mengikuti kegiatan kerja bakti membersihkan sampah.

Bupati Sikka, Roby Idong, sedang memantau kegiatan bakti kebersihan lingkungan di salah satu wilayah di Kabupaten Sikka [Sabtu, 14/3/2020]
Pemerintah  Kabupaten Sikka melalui Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sikka pada Sabtu, 14/3/2020 [kemarin, red], menginformasikan bahwa hingga hari keenam dari total 14 hari Instruksi Bupati Sikka tentang kerja bakti, Kota Maumere dan desa-desa sudah nampak bersih dari sampah; baik sampah rumah tangga maupun jenis sampah lainnya.

Sejak Senin, 9/3/2020 hingga Sabtu,  14/3/2020 Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S. Sos, M. Si bersama Sekretaris Daerah Sikka,  Wilhelmus Sirilus dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka memimpin langsung kerja bakti masal yang melibatkan seluruh warga masyarakat Kabupaten Sikka, mulai dari Kota Maumere hingga pedalaman seluruh desa di Wilayah Kabupaten Sikka.

  • Bagikan