Terancam Di-PHK, PT. Agogo ‘Merengek’ Minta Kompensasi Waktu

  • Bagikan
Koran Timor
Kepala Dinas PUPR NTT, Maxi Nenabu, ST, MT

KORANTIMOR.COM – KUPANGPT. Agogo Golden Group terancam di-PHK [Pemutusan Hubungan Kerja] dan di-black list karena tak mampu menyelesaikan pekerjaan peningkatan Jalan Provinsi, ruas Bealaing-Mukun Mbazang dengan nilai Rp. 14,1 Milyar. Walaupun tak mampu menyelesaikan proyek tersebut menjelang masa akhir adendum 90 hari kalender [pada 13 Maret 2020 sesuai PMK 243 tahun 2015, red], PT. Agogo Golden Group masih ‘merengek’ alias meminta kompensasi perpanjangan waktu kepada Dinas PUPR Provinsi NTT karena progres fisik jalan provinsi tersebut baru sekitar 60-an persen.  

Kepala Dinas PUPR NTT, Maxi Nenabu, ST, MT

Kepala Dinas PUPR NTT, Maxi Nenabu, ST, MT yang dikonfirmasi media melalui telepon celulernya pada Rabu [10/3/2020] mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan proses Pemutusan Hubungan Kerja [PHK] dan black list terhadap PT. Agogo diproyek peningkatan jalan provinsi ruas Bealaing-Mukun-Mbazang yang adendum waktunya akan berakhir pada 13 Maret 2020.

Swipe up untuk membaca artikel

“Kami sedang mempertimbangkan PHK dan black list terhadap perusahaan itu [PT. Agogo Golden Group, red]. Jadi kami masih sedang pertimbangkan,” tandasnya.

Menurut Nenabu, PT. Agogo Golden Group telah mengajukan permohonan kompensasi perpanjangan waktu setelah masa adendum 90 hari yang akan selesai pada 13 Maret 2020. “Mereka [PT. Agogo Golden Group, red] telah mengajukan kompensasi perpanjangan waktu. Mereka minta tambah waktu untuk bisa menyelesaikan proyek tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peduli Dampak Covid 19, Panitia HRG Koinonia Kupang Berbagi Kasih
  • Bagikan