Kepala DPM & PTSP NTT Pastikan PT. Agogo Tak Punya Izin AMP

  • Bagikan
Koran Timor
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM & PTSP) Provinsi NTT, Marsianus Jawa

KORANTIMOR.COM – KUPANGIjin Aspalt Mixing Plant [AMP] masih merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun proses pengajuan untuk mendapat izin tersebut tetap melalui pemerintah Kabupaten Ende (PTSP Kabupaten Ende) dan Pemerintah Propinsi (DPM & PTS PNTT). DPM & PTSP Provinsi NTT pastikan PT. Agogo Golden Group (AGG) tidak memiliki Izin pengoperasian AMP di Nangapanda, Kabupaten Ende, NTT.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM & PTSP) Provinsi NTT, Marsianus Jawa

Demikian penyampaian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM & PTSP) Provinsi NTT, Marsianus Jawa kepada Tim Media, Selasa (25/2/20) di ruang kerjanya.  Menurutnya, izin AMP masih menjadi kewenangan Pemerintah Pusat (Pempus).

Swipe up untuk membaca artikel

“Izin AMP masih merupakan kewenangan Pempus. Namun proses pengajuan untuk mendapat izin tersebut tetap melalui pemerintah Kabupaten Ende (PTSP Kabupaten Ende) dan Pemerintah Propinsi (DPM & PTS PNTT). Tapi hingga saat ini PT. Agogo belum pernah mengajukan permohonan perizinan untuk AMP di Nangapanda, Ende,” tandas Marsianus memastikan.

Hal senada juga dikatakan Kepala Bidang Pelayanan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP NTT, Sunardi didampingi stafnya, Piet Ndiwa. Menurut keduanya, sebelum mengajukan Izin AMP ke DPM & PTSP NTT, PT. Agogo harus mendapatkan rekomendasi dari Bupati Ende melalui PTSP Kabupaten Ende.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Gelar Diskusi Upaya Industri Parawisata Ditengah Pandemi Corona
  • Bagikan