Stunting Turun Jadi Syarat Pencairan Tahap III Dana Desa

  • Bagikan
Koran Timor
Kepala Dinas BPMPD Kabupaten Kupang, Charles M.L. Panie, MM

KORANTIMOR.COMKUPANGDana Desa sudah mengalir 6 (enam) tahun di Kabupaten Kupang dimana ada sekitar Rp. 400 M lebih telah mengalir di semua Desa. Pemda Kabupaten Kupang melalui Dinas BPMPD menghimbau para kades dan unsur terkait di desa menggunakan Dana Desa sesuai maksud dan tujuannya. Termasuk untuk penurunan angka stunting di desa dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni.

Kepala Dinas BPMPD Kabupaten Kupang, Charles M.L. Panie, MM

Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas BPMPD Kabupaten Kupang, Charles M.L. Panie, MM pada momentum Musrembangcam Kecamatan Kupang Tengah di Aula Gereja GMIT Bethesda, Desa Mata Air- Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Kamis (20/2/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

Pemanfaatan dana desa tahun 2020 menurut Kadis BPMPD Kabupaten Kupang itu untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan. Dengan demikian diharapkan Dana Desa digunakan sesuai maksud dan tujuannya.

Mekanisme penggunaan dana desa tahun 2020 agak berbeda dengan 2019, terutama terkait pencairan termin.

Pertama, pencairan Dana Desa tahap I 40% dan tahap II 40% serta tahap III 20%. Terkait pencairan tahap III dana desa ada syaratnya.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD NTT Minta Jangan Jadikan Stunting Sebagai Proyek Kemiskinan

“Harus ada rekomendasi turunya angka stunting di desa/kelurahan sebagai syarat agar tahap III Dana Desa bisa cair.” Ungkap Kadis Charles Panie.

Kedua, mekanisme pencairan dana desa 2020 yakni Dana Desa dari kas negara dicairkan langsung ke kas desa dengan tetap dicatat di kas Daerah/Kabupaten.

  • Bagikan