Kadiv Keimigrasian NTT Mengusir Wartawan Liput Pengungsi di Rudenim Kupang

  • Bagikan
Koran Timor
Kadiv Keimigrasian (DPK-NTT), Erwyn F.R Wantania, SH

KORANTIMOR.COMKUPANGKepala Divisi Keimigrasian (DKP-NTT), Erwyn F.R. Wantania, S.H mengusir dan melarang wartawan untuk meliput Pengungsi asal Afganistan yang dibawah ke Rumah Redemsi Imigrasi (Rudenim) Kupang, Jumat (14/2/2020) pukul 19.30 Wita.

Kadiv Keimigrasian (DPK-NTT), Erwyn F.R Wantania, SH

Dengan alasan tidak jelas Kepala DKP-NTT mengusir dengan nadah sangat kasar kepada wartawan untuk meliput pada saat dirinya menginterogasi tiga orang warga Afganistan di ruang tamu kantor Rudenim Kupang.

Swipe up untuk membaca artikel

Pengusiran bermula ketika sang wartawan (berinisial PK) dari Liputan4.Com (sebuah media nasional) mengambil gambar disaat Kepala DKP NTT menginterogasi warga Pakistan di ruang tamu Rudemin Kupang.

Pada saat mengambil gambar seorang Ibu berjilbab menghampiri dan menanyakan identitas, dengan professional yang bersangkutan (PK) menjelaskan bahwa dirinya wartawan.

Dalam waktu yang hampir bersamaan seorang pria berpakian bebas juga menanyakan, dan selaku wartawan, PK langsung kenunjukan kartu pers sambil menjelaskan tugas dan peran pers, namun entah mengapa, tiba-tiba Kepala DKP NTT, Erwin Wantania dengan suara keras dan kasar mengusir PK untuk tidak boleh meliput disaat dirinya menginterogasi warga Afganistan.

Baca Juga :  Karyawan Bank Bukopin Diduga Bobol Rekening Nasabah Rp 3 M

Wartawan (PK) secara tenang berusaha menjelaskan tugas pokok dari kerja jurnalis sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan menunjukan identitas sebagai jurnalis, namun Kepala DKP NTT, Erwin Mantania terus dengan suara keras mengusirnya untuk keluar ruangan, padahal ia hanya mengambil gambar tanpa berkata-kata.

  • Bagikan