Kadis PUPR NTT: “Tak Sesuai Spek, Kerikil Kali PT.AGG Akan Dibongkar”

  • Bagikan
Kadis PUPR NTT, Ir. Maxi Nenabu, M.T

KORANTIMOR.COMKUPANG Material berupa kerikil kali/bulat bercampur pasir berlumpur dan batu kali/bulat (Urukan Pilihan/Urpil, red) yang digunakan PT. Agogo Golden Group (AGG) sebagai agregat B pada Proyek Peningkatan Jalan Propinsi, ruas Bealaing-Mukun-Mbazang segmen 2 akan dibongkar dan diganti dengan agregat B jika hasil uji laboratorium membuktikan bahwa material tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis (Spek) yang ditetapkan dalam kontrak kerja.

Kadis PUPR NTT, Ir. Maxi Nenabu, M.T

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT, Maksi Nenabu, ST, MT saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya terkait hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh pihaknya, Senin (3/2/20) pagi.

Swipe up untuk membaca artikel

Menurut Maksi, pihaknya telah mengirim tim dari laboratorium Dinas PUPR NTT untuk memeriksa dan mengambil sampel material yang digunakan oleh PT. AGG sebagai agregat B pada ruas Jalan Bealaing-Mukun-Mbazang. “Hasil uji lab belum sampai ke saya. Tapi jika hasil uji lab menunjukan bahwa material yang digunakan tidak sesuai dengan spek, maka saya akan perintahkan untuk bongkar dan diganti. Di mixing (dicampur, red) kembali sesuai dengan spek yang tertera dalam kontrak,” tandasnya.

Maksi menjelaskan, material agregat yang digunakan sebagai pondasi jalan akan berdampak langsung terhadap kualitas jalan yang dikerjakan. Agregat, lanjutnya, merupakan campuran kerikil batu pecah hasil olahan stone crusher (mesin pemecah batu, red) yang dimixing (dicampur, red) sesuai prosentase tertentu antara fraksi kasar dan halus seperti yang tertera dalam kontrak kerja.

  • Bagikan