Kadis PUPR NTT: “Saya Perintahkan Bongkar Jalan Bealaing-Mukun-Aegela Bila Agregat Tidak Sesuai Spek”

  • Bagikan
Koran Timor
Kadis PUPR NTT, Ir. Maxi Nenabu, M.T

KORANTIMOR.COM– KUPANGDinas PUPR NTT tegaskan bakal memerintahkan PT. AGG untuk memblending/membongkar kembali jalan Provinsi Bealaing-Mukun-Mbasang di Manggarai Timur yang sedang dikerjakan PT. AGG apabila tim investigasi dari Dinas PUPR dan Tim Laboratorium yang sedang dikirim ke lokasi proyek menemukan adanya penggunaan kerikil kali /bulat sebagai agregat. Karena hal tersebut menurutnya bisa berdampak pada buruknya kualitas jalan dan terutama dampak kerugian negara.

Kadis PUPR NTT, Ir. Maxi Nenabu, M.T

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR NTT, Ir. Maxi Nenabu, MT saat dikonfirmasi Tim Media via telpon celulernya, Senin [3/2/2020] di Kupang terkait pemberitaan beberapa media akhir-akhir ini yang menyoroti kualitas jalan Bealaing-Mukun-Mbasang yang sedang dikerjakan PT.AGG dengan alokasi APBD I sebesar Rp 14,1 M.

Swipe up untuk membaca artikel

Dimintai tanggapannya terkait penggunaan kerikil kali/bulat oleh PT. AGG, Kadis PUPR NTT itu menjelaskan bahwa kerikil kali/bulat bisa digunakan sebagai urpil dan setelah itu baru dicampur agregat B; batu pecah supaya kuat.

Baca Juga :  Diduga Ada Penyelewengan Penggunaan Dana Pajak Rokok Senilai Rp 372,5 M di BKD NTT

Sementara berdasarkan hasil temuan tim media [foto dan video] saat turun langsung ke lokasi proyek Jalan Bealaing-Mukun-Mbasang pada Januari 2020 lalu, ditemukan adanya penggunaan batu bulat/kerikil kali yang ukurannya sebesar telapak tangan tanpa penggunaan agregat; batu pecah, sama sekali.

Menjawab hal ini Kadis PUPR NTT itu menjawab bahwa timnya akan memeriksa dan bila menemukan adanya batu bulat/kerikil kali melebihi dan tanpa campuran batu pecah, maka ia akan menginstruksikan perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut [PT. AGG] untuk memblending ulang atau melakukan pembongkaran ulang dan diganti menggunakan agregat sebagaimana syarat teknisnya.

  • Bagikan