Emanuel Bria: “Kita Butuh Kepemimpinan Yang Baru dan Fair di Malaka”

  • Bagikan
Koran Timor
Emanuel Bria, Calon Bupati Malaka Periode-2020-2025

KORANTIMOR.COMKUPANGAda sejumlah persoalan terkait pembangunan Kabupaten Malaka hari ini seperti pencaplokan lahan tanah ulayat warga tanpa persetujuan masyarakat adat, reformasi pertanian tanpa solusi pasar produk petani, penataan sistem birokrasi yang cenderung favoritism ketimbang profesionalisme, sistem politik kemepimpinan politik dinasti dan dendam politik, kecemasan dalam kebebasan pilihan politik masyarakat dan dampaknya pada akses kerja dan distribusi hasil pembangunan Daerah Malaka. Ada berbagai upaya telah kita lakukan hingga sampai suatu titik kesimpulan bahwa untuk melakukan pembenahan Malaka harus melalui jalur politik karena pada akhirnya yang membuat keputusan terakhir adalah pemimpin yang memiliki kekuasaan politik.

Emanuel Bria, Calon Bupati Malaka Periode-2020-2025

Demikian beberapa poin hasil diskusi media bersama Emanuel Bria, Calon Bupati Malaka tahun 2020 di Caffe Petir-Oebobo Kota Kupang (Jumat, 24/1/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

“Kita bersepakat untuk ikut dalam konstestasi PILKADA Malaka tahun 2020 ini dengan tujuan mengambilalih kekuasaan lokal sehingga kita bisa dengan lebih leluasa melakukan  penataan banyak hal di Kabupaten Malaka.” Tandas Eman Bria.

Baca Juga :  Araksi Resmi Laporkan Hakim Sarlota Suek ke KY dan MA Terkait Kasus Bawang Merah Malaka

Diskusi sore itu meneropong Malaka sebagai Daerah Otonomi Baru yang dimekarkan dari Kabupaten Belu sejak tahun 2013 hingga saat ini dengan sejumlah persoalan yang harus diselesaikan.

Misalnya dari sisi reformasi birokrasinya; pengelolaan pemerintahan yang lebih adil dan sebagainya. Hal kedua yaitu dari sisi pembangunannya yang sampai sekarang masih harus ditata, terutama pengembangan sektor-sektor non pemerintahan oleh karena keterbatasan APBD daerah Malaka.

  • Bagikan