Gestianus Sino: “Replikasi Praktek Pertanian Organik Terpadu Butuh Dukungan Pemerintah

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COMKUPANGTerkait Pengembangan Pertanian Organik Terpadu sebagai strategi menjawab kecukupan pangan, pertama-tama masyarakat harus melihat pertanian itu sebagai sesuatu aktifitas yang menyenangkan dan menjanjikan. Bertani juga harus total dan seratus persen fokus.

Swipe up untuk membaca artikel

Demikian penyampaian Duta Petani Muda Indonesia Tahun 2018, Gestianus Sino S.P pada kesempatan wawancara bersama awak media [18/12/2019] di Kupang.

Berikut petikan singkat hasil wawancara dengan Duta Petani Muda Terbaik Indonesia Tahun 2018, Gestianus Sino, S.P;

Apa saja yang sudah anda lakukan dalam 1 tahun ini sebagai Duta Petani Muda Indonesia Terbaik Tahun 2018?

Gesti: “Yang sudah saya lakukan ditahun 2019 antara lain konsisten menjalankan praktik pertanian organik. Selain itu menjadi konsultan pertanian organik terpadu dengan berbagai lembaga. Juga membuat MOU dengan sejumlah SMK dan kampus-kampus untuk praktek lapangan dan studi banding. Faktor pendukung dibalik semua sukses tersebut antara lain adanya kemitraan dan jejaring serta kapasitas dan kompetensi yang dimiliki.

Baca Juga :  Jumlah Penumpang Bandara Eltari Kupang Bertumbuh 45 Persen

Sementara itu ada juga hal-hal lain yang direncanakan tetapi belum dilakukan seperti pengembangan dan perluasan areal pertanian organik. Kendalanya ialah belum menemukan lahan yang tepat dan cocok.

Apa langkah anda selanjutnya ditahun 2020 terkait program-program anda sebagai Duta Petani Muda Terbaik Indonesia?

Gesti: “Pengembangan dan perluasan lahan pertanian organik terpadu serta pendampingan terhadap petani pada replikasi praktek pertanian organik terpadu menuju masyarakat yang berkecukupan pangan.”

  • Bagikan